Hasil Belajar Siswa Berbasis “Online Test”
Ujian Online (online test) adalah ujian yang diselenggarakan secara online (realtime)
oleh seorang Guru atau pendidik dimana Peserta didik sebagai peserta
didik dapat mengikuti ujian dimanapun yang bersangkutan berada, sesuai
dengan jadwal yang telah ditentukan. Usaha yang dilakukan oleh seorang
Guru tersebut sebagai upaya untuk mengukur tingkat pemahaman Peserta
didik tentang materi pelajaran yang telah dipelajarinya selama mengikuti
kegiatan pembelajaran di kelas kemudian disebut dengan hasil belajar.
Hasil belajar merupakan indikator keberhasilan dalam proses belajar
mengajar atau pembelajaran yakni apakah tujuan pembelajaran yang
diharapkan sudah tercapai secara optimal atau belum. Seandainya hasil
belajar sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ditetapkan, maka
proses pembelajaran dianggap telah berhasil. Menurut Winkel hasil
belajar adalah “perubahan-perubahan dalam pegetahuan atau pemahaman dan
tingkah lakunya, keterampilannya yang ada pada individu setelah
mengalami proses belajarnya.”
Untuk mengetahui seberapa besar hasil belajar yang diperoleh Peserta
didik diperlukan adanya proses penilaian. Penilaian adalah proses
pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil
belajar peserta didik. Untuk itu, diperlukan data sebagai informasi yang
diandalkan sebagai dasar pengambilan keputusan. Dalam hal ini,
keputusan berhubungan dengan sudah atau belum berhasilnya peserta didik
dalam mencapai suatu kompetensi. Jadi, penilaian merupakan salah satu
pilar dalam pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang
berbasis kompetensi.
Dalam penilaian dapat mempertimbangkan prinsip-prinsip sebagai berikut :
Menjadi Madrasah Aliyah yang berbasis IPTEK, berprilaku Islami, dan berwawasan Ahlussunah Wal Jama’ah
poto header
Selasa, 14 Juni 2016
Rabu, 01 Juni 2016
SISWA kelas XII (IPS) TP 2015/2016
Foto bersama siswa lulusan tahun 2015
kelas XII (IPS)
depan dari kiri ke kanan:(ibu Nur Ilmawati, SE), Ikhwatul Liya, Nadila Arifah, Nur Azizah, Siti Anifah, Desiatur Rizkiyana.
belakang dari kiri ke kanan: Badrul Ais, Fathur Rohim, Akamlul Azmi, Rifa Tsauqi, Moh naufal Rizqi, Moh Fikri A, Moh. Anang Ma'ruf, Nur Irwanyo ( Bpk. Sholahuddin, ST, S.Pd)
Langganan:
Komentar
(
Atom
)