MADRASAH ALIYAH AL FATTAH BANYUURIP UJUNGPANGKAH GRESIK-JAWATIMUR MADRASAH ALIYAH AL FATTAH: April 2016

poto header

menu

Selasa, 19 April 2016

SOAL UAS PJK KLS XI

NASKAH UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) Mata Pelajaran : PENJASKES Kelas/Program : XI / SEMUA I. PILIHLAH JAWABAN YANG PALING BENAR ! 1. Senam irama adalah senam yang setiap gerakannya. . . . . . . . a. berdasarkan pada irama b. berdasarkan kelincahan c. berdasarkan pada latihan d. berdasarkan kekuatan e. berdasarkan daya tahan 2. Yang bukan termasuk teknik dasar dalam permainan bola basket adalah . . . . a. pivot d. smash b. catching e. dribbling c. shooting 3. Dalam permainan bola voli sistem 4 SM – 1 SU – 1 Libero terdiri dari . . . . . a. 4 smasher dan 1 set upper b. 4 smasher dan 2 set upper c. 4 smasher, 1 set upper dan 1 libero d. 5 smasher, 1 set upper dan tanpa libero e. 2 smasher, 2 set upper dan 2 libero 4. Menang atau kalah pada pertandingan voli bergantung pada . . . . . . a. lapangan b. postur pemain c. kualitas pemain d. wasit yang memimpin e. suatu sistem pertandingan 5. Senam aerobik sebaiknya dilakukan dengan . . . . . a. rutin dan teratur d. diselang-seling b. waktu tertentu e. program tertentu c. kadang-kadang 6. Elsa pemain sepak bola sebagai penyerang, maka termasuk pemain . . . . . . a. depan d. sayap kanan b. belakang e. sayap kiri c. tengah 7. Korban dalam kondisi pingsan setelah diselamatkan dari air, maka tindakan selanjutnya adalah . . . . a. membawa ke rumah sakit b. memanggil dokter c. menyadarkan korban d. mengeluarkan air dari tubuh korban e. memberi nafas buatan 8. Pemain belakang dalam permainan sepak bola disebut . . . . . a. striker d. striker b. libero e. stopper c. back 9. Unsur kesegaran jasmani yang menggabungkan antara kekuatan dengan kecepatan disebut . . . . . . a. streaching d. speed b. endurance e. strength c. power 10. Penyakit HIV/AIDS ditemukan oleh ilmuwan pada tahun . . . . . a. 1979 d. 1982 b. 1980 e. 1983 c. 1981 11. Penyakit akibat hubungan kelamin dapat mengarah pada kesehatan yang bersifat . . . . a. sementara d. ringan b. sedang e. biasa c. menahun 12. Pukulan permulaan dalam permainan bola voli disebut pukulan . . . . . a. blocking d. pass atas b. servis e. smash c. passing bawah 13. Kekuatan otot merupakan komponen yang sangat penting guna meningkatkan kondisi fisik secara . . . . a. tak langsung d. sebagian b. langsung e. tertentu c. keseluruhan 14. Strategi pertahanan dapat dibagi sebagai berikut, kecuali . . . . . . . a. menguasai pelari b. mati terpaksa c. mematikan lebih dari satu kali d. menjaga base e. mematikan dengan pasti 15. Latihan sit up dipergunakan untuk melatih kekuatan otot . . . . . a. punggung d. perut b. lengan dan bahu e. leher c. tubuh keseluruhan 16. Masa inkubasi penyakit AIDS adalah . . . . . a. 5 bulan – 1 tahun d. 5 bulan – 4 tahun b. 6 bulan – 2 tahun e. 6 bulan – 5 tahun c. 10 bulan – 3 tahun 17. Dalam senam berdiri dengan kepala disebut juga . . . . . a. headspring d. kop stand b. handspring e. gymnastic c. senam lantai 18. Dalam permainan bola voli jika seorang pemain melakukan umpan pakai kaki maka . . . . a. wasit memberi peringatan keras b. wasit mengeluarkannya c. wasit II mencatat nomor punggung d. diperbolehkan menurut peraturan terbaru e. wasit marah-marah 19. Dalam melakukan shuttle run (lari bolak-balik) atlet berlari secepatnya dari titik yang satu ke titik lainnya sebanyak . . . . a. 1 kali d. 6 kali b. 2 kali e. 10 kali c. 5 kali 20. Cara yang paling tepat untuk menghindari HIV/AIDS adalah . . . . . . a. upaya pengobatan b. upaya pencegahan c. upaya pengorganisasian d. upaya pemberantasan e. upaya pembibitan 21. Tugas dan fungsi seorang smasher dalam permainan bola voli adalah . . . . . a. penyerang bertahan d. pengumpan bola b. penyerang utama e. libero c. penyerang kedua 22. Gerakan yang sejenis harus dilakukan oleh atlet untuk latihan kecepatan yaitu secara . . . a. lambat d. berturut-turut b. cepat e. mendadak c. bergantian 23. Suatu gerakan dari anggota-anggota tubuh yang dikembangkan oleh memanjang dan memendeknya otot-otot disebut . . . . a. kontraksi d. konraksi statis b. kontaksi isometris e. kontraksi isotonis c. kontraksi otot 24. Penularan penyakit HIV/AIDS yang paling sering terjadi adalah . . . . . a. ibu hamil d. donor organ b. transfusi darah e. alat-alat medis c. hubungan kelamin 25. Kegunaan mempelajari pencak silat adalah . . . . . a. untuk berbuat angkara murka b. untuk bela diri c. untuk pamer d. untuk mencari musuh e. untuk mencari teman 26. Kayang adalah salah satu bentuk latihan kebugaran jasmani untuk mengukur kelentukan otot . . . . . a. dada d. lengan b. punggung e. bahu c. ungkai 27. Yang bukan merupakan macam – macam senam aerobik adalah . . . . . a. high impact aerobic d. rockrobic b. low impact aerobic e. aquatic c. discorobic 28. HIV biasa ditularkan melalui sebagai berikut, kecuali . . . . . a. hubungan seksual d. tindik/tato b. darah e. sentuhan c. jarum suntik 29. Sebelum melakukan tes kebugaran jasmani peserta tes hendaknya, kecuali . . . . . . a. memahami benar tes yang akan dilakukan b. melakukan pemanasan c. mengetahui cara pelaksanaan tes d. makan yang banyak e. jawaban a, b, c benar 30. Senam kondisi yang diperlukan oleh tubuh kita sebaiknya dilakukan . . . . . a. malam hari d. menurut situasi b. tengah malam e. sore dan malam c. pagi hari 31. Mengarahkan smash bola ke tempat pemain yang lemah dalam bertahan termasuk dalam taktik . . . . . a. tim d. wasit b. individu smasher e. set upper c. kelompok 32. Kecepatan yaitu kemampuan untuk menempuh jarak dalam waktu . . . . . a. lambat d. selama mungkin b. panjang e. sebanyak-banyaknya c. sesingkat-singkatnya 33. Ukuran lapangan permainan bola voli adalah . . . . . . a. 19 x 10 m d. 5 x 15 m b. 9 x 18 m e. 8 x 17 m c. 13 x 19 m 34. Lompat tinggi dengan awalan lari disebut . . . . a. standing high jump b. western running style c. western roll jump d. running high jump e. the running track 35. Tes untuk mengukur kelentukan otot punggung adalah . . . . . . a. tes back dynamometer b. squat thrust c. tes lari cepat d. tes leg dynamometer e. kayang 36. Cara melakukan latihan daya tahan jantung dan paru-paru dengan cara . . . . . . a. mempertinggi istirahat b. mempercepat irama latihan c. mempertinggi repetisi latihan d. mempertinggi intensitas latihan e. menambah latihan 37. Gejala kelainan yang disebabkan oleh kelemahan sistem kekebalan tubuh adalah ... a. AIDS d. demam berdarah b. TBC e. kanker c. diabetes mellitus 38. Penyakit kelamin di masyarakat biasanya menyerang orang yang berusia . . . . . a. 15 tahun keatas d. 18 tahun keatas b. 16 tahun keatas e. 19 tahun keatas c. 17 tahun keatas 39. Pertandingan bola voli yang pemenangnya ditentukan harus dengan memenangkan 3 set kemenangan adalah . . . . . . a. two winning set d. six winning set b. three winning set e. five winning set c. four winning set 40. Jenis narkoba yang sangat rawan dengan penularan penyakit HIV/AIDS adalah . . . . . a. ineks d. heroin b. sabu-sabu e. ganja c. putau II. JAWABLAH DENGAN BENAR ! 1. Jelaskan mengenai formasi Penyerangan 4-2-3-1 pada permainan sepak bola ! 2. Apa yang dimaksud dengan pencak silat ? 3. Sebutkan macam-macam latihan kelincahan ! 4. Sebutkan macam-macam pola penyerangan dalam bola basket ! 5. Sebutkan tahapan-tahapan HIV menjadi AIDS !

Sabtu, 16 April 2016

Latihan Soal UAS PJK Kls X

NASKAH UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS0 PJK KLS: X I. PILIHLAH JAWABAN YANG PALING BENAR ! 1. Olah raga yang termasuk jenis permainan bola besar ,kecuali ....... a. Sepak bola d. Bola tangan b. Bola basket e. Softball c. Bola voli 2. Tehnik yang digunakan apabila hendak mengumpankan bola pada jarak pendek adalah a. Kaki bagian luar b. Kaki bagian dalam c. Tumit d. Punggung kaki e. Kura- kura kaki 3. Permainan sepak bola yang bertugas menjaga gawang disebut....... a. Kapten b. Gelandang c. Kiper d. Hakim garis e. Penyerang 4. Berikut ini cara melakukan smash agar pukulanya berhasil,Kecuali....... a. Mengarahkan pada tempat kosong b. Memukul diatas blockir c. Membuat smash tipuan d. Memukul dengan berganti ganti arah e. Memukul dengan keras dan tajam 5. Point untuk menentukan kemenagngan pada pertandingan bola voli adalah ....... a. 10 Point d. 30 Point b. 20 Point e. 35 Point c. 25 Point 6. Berikut ini tehnik bermain sepak bola yaitu ..... a. Leading b. Shoting c. Passing d. Blocking e. Dribling 7. Permainan bola basket di indonesia berada dibawah naungan....... a. IPSI b. PERSIS c. PERBASI d. PBSSI e. PSSI 8. Permainan yang bertugas melambungkan bola kepada pemukul dalam shofball dinamakan ............ a. Pitcher b. Fielder c. OutFielder d. Cather e. Infielder 9. Induk organisasi atletik nasional disebut...... a. Perpasasi b. Perpasi c. Pasi d. Ipsi e. Perpesi 10. Pada hakekatnya pencak silat memiliki ciri – ciri sebagai berikut, kecuali... a. Gerakan bersifat halus b. Lebih bersifat pertahsnan c. Banyak varian dalam melangkah d. Sikap yang tenang e. Kekuatan penuh 11. Berikut ini u nsur – unsur kebugaran jasman, kecuali............ a. Kekuatan b. Ketertiban c. Kelentukan d. Ketahanan otot e. Kelenturan 12. Berikut ini termasuk layihan daya tahan otot , adalah.... a. Back life b. Sit up c. Dowen hill d. Uphill e. Snatch 13. Latihan kekuatan otot lengan dapat dilakukan dengan........ a. Sit up d. Push up b. Back lifet e. Snacth c. Pull up 14. Untuk mengukur kecepatan sebaiknya menggunakan bentuk latihan ......... a. Lompat jauh b. Renang c. Push- up d. Sepak bola e. Lari 15. Tes lari jauh bertujuan untuk mengukur........... a. Daya letak otot b. Kekuatan c. Daya tahan d. Kelincahan e. Kekuatan otot 16. Posisi statis adalah pesenam sedang dalam posisi .......... a.melayang b. bergerak c. melangkah d. berputar e. seimbang 17. Latihan berdiri diatas kepala di sebut..... a. Sikap lilin b. Neck spring c. Hand stand d. Head stand e. Head spring 18. Cabang olah raga yang dianggap sebagai induk semua jenis olahraga adalah ............ a. Senam b. Atletik c. Sepak bola d. Renang e. Bela diri 19. Sikap tegak berdiri dengan bertumpu pada kedua tangan disebut............ a. Neck spring b. Hand stand c. head stand d. back roll e. forward roll 20. Kayang adalah merupakan bentuk latihan ............ a. Kecepatan d. keseimbangan b. Kekuatan e. Kelentukan c. Keindahan 21. Di dalam melakukan senam irama mengandung unsur ........... a. Irama dan kountinutas b. Irama dan legalitas c. Loyalitas dan sportifitas d. Sportifitas dan fair play e. Fair play dan fleksibilitas 22. Senam irama dapat dilakukan secara ..... a. Perorangan b. Kelompok c. Massal d. Bersama- sama e. Semua benar 23. Sikap permulaan ; tegak langkahkan kaki kiri, kaki kanan menyusul dan sebelum kaki kanan menapak kaki kiri mundur diikuti kaki kanan merapat tetapi tidak ada saat berhenti. Merupakan gerakan a. Langkah biasa b. Langkah rapat c. Langkah tiga d. Langkah ganti e. Langkah keseimbangan 24. Latihan ayunan lengan silang dan rentang di depan badan pada hitungan 1, kedua lengan disilangkan di........... a. Belakang badan b. Depan dada c. Depan perut d. Depan kepala e. Atas kepala 25. Peristiwa ketika tubuh sedang berada diudara terbatas dari kontak dengan alat atau permukaan tanah adalah ............ a. Landing b. Spring c. Statistic position d. Locomotion e. Flight and height 26. Melompat dari pinggir kolam ke dalam kolam renang dimaksudkan untuk........ a. Memberanikan diri masuk ke air b. Mengatasi sakit pada badan c. Mencoba gaya baru d. Mengurangi rasa takut dengan air e. Teknik start yang baik 27. Gerakan tubuh yang harus dihindari dalam renang gaya bebas adalah ........ a. Membengkokkan badan kedepan b. Sejajar c. Sedatar mungkin d. Naik turun e. Sejajar kepala 28. Cara mengambil nafas dalam renang gaya bebas adalah ........... a. Memiringkan kepala ke bawah b. Mengangkat kepala ke atas permukaan air c. Memiringkan kepala ke kiri d. Bernafas dengan mulut di air e. Bernafas dengan hidung 29. Renang dapat berpengaruh pada kejiwaan, hal ini disebabkan karena renang mampu............. a. Menghilangkan stress b. Menumbuhkan rasa percaya diri c. Meningkatkan intelektual d. Melupakan masa lalu e. Meningkatkan daya pikir seseorang 30. Renang gaya bebas menyerupai cara berenang seekor binatang oleh sebab itu disebut gaya ....... a. Butterfly b. Katak c. Crawl d. Back crawl e. Punggung 31. Kegiatan penjelajahan pantai merupakan salah satu bentuk kegiatan .... a. Camping b. Hiking c. Cross country d. Berkemah e. Rekreasi 32. Persiapan berikut yang tidak harus ada dalam perencanaan penjelajahan di pantai antara lain ....... a. ijin b. keuangan c. kendaraan d. seragam e. Kepanitiaan 33. Fungsi makanan terhadap tubuh, antara Lain............ a. Mengatur pernafasan b. Mengatur tegang otot c. Membantu pertumbuhan tubuh d. Memberi tambahan penyakit e. Memberikan imun 34. Kegiatan penjelajahan pantai dapat dilakukan dengan berbagai macam kegiatan, antara lain ............... a. Berkemah b. Hiking c. Selancar air d. Mencari jejak pasir e. Hide and seek 35. Beras, jagung, ubi kayu, sagu gandum merupakan makanan sebagai sumber................. a. Hidrat arang b. Protein c. Cross country d. Lemak e. Vitamin 36. Bahaya ketergantungan, penggunaan, dan peredaran narkoba diatur dalam undang-undang, yaitu............. a. Undang-undang nomor 22 Tahun1997 b. Undang-undang nomor 23 Tahun1997 c. Undang-undang nomor 24 Tahun1998 d. Undang-undang nomor 24 Tahun1998 e. Undang-undang nomor 25 Tahun1999 37. Ekstasi disebut juga dengan istilah ........ a. Marijuana b. Cimeng c. Inek d. Putau e. Amphet 38. Dampak buruk yang ditimbulkan pada seorang pemakai narkoba adalah ........ a. Kesusahan b. Cepat lelah c. Ketagihan d. Kemiskinan e. Mudah putus asa 39. Berikut ini gejala- gejala kecanduan ganja, kecuali ,................... a. Hilang kesadaran dan kemauan b. Khayalan yang aneh- aneh c. Mengalami halusinasi menyenangkan dan menyedihkan d. Melakukan tndakan yang tidak disadri e. Sesak nafas 40. Zat psikotropika yang diperoleh dari pengolahan candu mentah secara kimia adalah................ a. Nikotin b. Alkohol c. Sagu d. Heroin e. Morphine II. JAWABLAH PERTANYAAN DI BAWAH INI DENGAN BENAR ! 41. Sebutkan empat hal yang harus diutamakan dalam teknik lari jarak pendek! 42. Jelaskan apa yang dimaksud sikap berdiri kuda – kuda dalam pencak silat! 43. Ap fungsi dari gerakan lengan pada renang gaya bebas? 44. Bagaimanakah ketentuan hukum bagi pengguna narkotika untuk pengobatan? 45. Sebutkan tiga contoh bahan berbahaya lainya golongan III!

Rabu, 06 April 2016

SOAL UAS KIMIA kls XI

NASKAH UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) I. PILIHLAH JAWABAN YANG PALING BENAR ! 1. Ion Memiliki konfigurasi elektron , harga keempat bilangan kuantum elektron terakhir atom X adalah…. A. n=2 l=0 m=0 s=-1/2 B. n=2 l=1 m=+1 s=-1/2 C. n=3 l=0 m=0 s=-1/2 D. n=3 l=1 m=-1 s=+1/2 E. n=3 l=1 m=0 s=+1/2 2. Deret bilangan kuantum yang sesuai untuk elektron 3d adalah…. A. n=3 l=2 m=-3 s=+1/2 B. n=3 l=3 m=+2 s=-1/2 C. n=3 l=1 m=0 s=+1/2 D. n=3 l=1 m=0 s=+1/2 E. n=3 l=2 m=-2 s=+1/2 3. Unsur mempunyai konfigurasi elektron…. A. B. C. D. E. 4. Titan mempunyai nomor atom 22. Jumlah elektron yang tidak berpasangan yang terdapat dalam ion adalah…. A. 0 B. 1 C. 2 D. 3 E. 4 5. Unsur yang terletak pada periode kelima golongan IIIB mempunyai elektron valensi…. A. B. C. D. E. 6. Perhatikan tabel lambang unsur dengan nomor atomnya. Unsur Nomor Atom I II III IV V 17 18 24 40 56 Pasangan unsur yang terdapat dalam blok d pada sistem periodik adalah… A. I dan II B. II dan IV C. III dan IV D. III dan V E. IV dan V 7. Kelompok berikut yang semuanya berikatan kovalen adalah…. A. B. C. D. E. 8. Berdasarkan sifat periodik unsur-unsur halogen, HF diharapkan mempunyai titik didih paling rendah dibandingkan dengan HCl, HBr, dan HI. Tetapi pada kenyataannya HF mempunyai titik didih paling tinggi, hal ini disebabkan HF mempunyai ikatan…. A. Ion B. Hidrogen C. Kovalen polar D. Van deer Waals E. Kovalen nonpolar 9. Diketahui reaksi: Maka kalor yang dibebaskan bila 56 gram gas nitrogen bereaksi (Ar N=14) adalah… A. 34 kJ B. 68 kJ C. 102 kJ D. 136 kJ E. 170 kJ 10. Pada pelarutan 5 gram Kristal NaOH (Mr=40) dalam 50 mL air, terjadi kenaikan suhu dari 260C menjadi 340C. Jika kalor jenis larutan diketahui =4,2 J/gr K, maka entalpi pelarutan NaOH adalah…. A. - 1344 J B. - 1848 J C. - 3696 J D. - 7392 J E. - 14784 J 11. Reaksi: Nilai tersebut merupakan…. A. Entalpi pembakaran B. Entalpi pembakaran C. Entalpi penguraian D. Entalpi penguraian E. Entalpi pembentukan 12. Kalor yang diserap atau dilepas apabila 1 mol senyawa terurai menjadi unsur-unsurnya…. A. Kalor reaksi B. Kalor pembentukan C. Kalor peruraian D. Kalor netralisasi E. Kalor ionisasi 13. Pada pembakaran 1 mol gas metana pada suhu 298oK dan tekanan 1 atm, dibebaskan kalor sebesar 802 kJ. Persamaan termokimianya adalah…. A. B. C. D. E. 14. Jika diketahui kalor pembentukan adalah 185 kJ, maka besarnya kalor peruraian HCl adalah…. A. + 185 kJ B. - 185 kJ C. - 370 kJ D. + 92,5 kJ E. - 92,5 kJ 15. Perubahan entalpi bagi reaksi fermentasi glukosa, adalah… A. + 60 kJ B. - 60 kJ C. + 1440 kJ D. - 1440 kJ E. + 2880 kJ 16. Diketahui energi ikatan rata-rata sebagai berikut. Perubahan entalpi yang terjadi pada reaksi A. + 66,8 kkal B. - 32,5 kkal C. - 126,9 kkal D. - 263,6 kkal E. - 297,9 kkal 17. Gas oksigen dan nitrogen di udara pada suhu biasa tidak saling bereaksi. Namun, jika terjadi petir, gas oksigen dan nitrogen saling bereaksi membentuk oksida nitrogen. Reaksi yang terjadi disebabkan oleh faktor…. A. Waktu B. Suhu C. Konsentrasi D. Luas permukaan E. Katalis 18. Pembuatan ammonia melalui proses Haber menggunakan katalis…. A. Vanadim pentaoksida B. Mangan (IV) oksida C. Besi (III) oksida D. Tembaga (II) klorida E. Nikel 19. Dalam ruang 5 liter berlangsung reaksi penguraian N2O4 menjadi NO2 menurut reaksi : N2O4 (g) → 2 NO2 (g) Jika mula-mula 8 mol N2O4 , dalam waktu 40 detik N2O4 tersisa 4 mol. Berdasarkan data tersebut maka laju reaksi terbentuknya NO2 adalah…. A. 0,01 M/s B. 0,02 M/s C. 0,03 M/s D. 0,04 M/s E. 0,05 M/s 20. Pernyataan yang tepat tentang teori tumbukan yaitu bahwa tumbukan antar molekul…. A. Tidak selalu menghasilkan reaksi kimia B. Menurunkan suhu reaksi C. Memperkecil konsentrasi D. Selalu menyebabkan terjadinya reaksi E. Menghasilkan orde reaksi 21. Berikut beberapa data zat yang direaksikan : 1) Serbuk seng + HCl 0,2 M 2) Lempeng seng + HCl 0,2 M 3) Serbuk seng + HCl 0,5 M 4) Butiran seng + HCl 0,5 M 5) Lempeng seng + HCl 0,5 M Berdasarkan data tersebut, reaksi yang paling cepat terjadi yaitu…. A. 1) B. 2) C. 3) D. 4) E. 5) 22. Dari persamaan reaksi berikut : P + 2 Q → PQ2 diperoleh persamaan laju reaksi v = k [P]3[Q]0.5. perubahan konsentrasi P dan Q yang akan menjadikan laju reaksi naik 8 kali lebih besar yaitu…. A. Konsentrasi P diperbesar 2 kali dan konsentrasi Q tetap B. Konsentrasi P tetap dan konsentrasi Q diperbesar 9 kali C. Konsentrasi P diperbesar 2 kali dan konsentrasi Q diperbesar 9 kali D. Konsentrasi P diperbesar 2 kali dan konsentrasi Q diperbesar 4 kali E. Konsentrasi P tetap dan konsentrasi Q diperbesar 4 kali 23. Pada reaksi : X + Y → XY Diperoleh data sebagai berikut : No [X] M [Y] M V (M det-1) 1 2 3 a 4a 6a B b 2b c 16c 72c Pernyataan yang tepat berdasarkan data tersebut adalah…. A. Orde reaksi X = 1 B. Orde reaksi X = 2 C. Orde reaksi Y = 2 D. Orde reaksi total = 2 E. Orde reaksi total = 4 24. Pernyataan yang benar tentang reaksi irreversible yaitu…. A. Reaksinya merupakan reaksi balik B. Reaksinya berlangsung terus menerus C. Persamaan reaksinya dituliskan dengan dua anak panah berlawanan arah D. Hasil reaksi dapat dikembalikan menjadi zat-zat semula E. Reaksinya berhenti apabila salah satu atau semua reaktan habis 25. Suatu reaksi dikatakan mencapai kesetimbangan apabila…. A. Laju reaksi ke kiri sama dengan ke kanan B. Mol zat sebelum dan sesudah reaksi sama C. Reaksi tidak berlangsung lagi D. Jumlah koefisien reaksi ruas kiri sama dengan ruas kanan E. Massa zat sebelum dan sesudah reaksi sama 26. Diantara persamaan reaksi berikut yang merupakan reaksi bolak-balik adalah…. A. C(s) + CO2(g) ↔ 2CO(g) B. 2 H2(g) + 2 NO(g) → 2H2O(g)+ N2(g) C. 2 H2O(g) → 2H2(g)+ O2(g) D. CHCl3(g) + Cl2(g) → 2CCl4(g)+ HCl(g) E. 2 N2O5(g) → 4 NO2(g)+ O2(g) 27. Persamaan tetapan kesetimbangan yang benar untuk reaksi 4 HCl(g) + O2(g) ↔ 2H2O(g)+ Cl2(g) adalah…. 28. Perhatikan perlakuan pada sistem kesetimbangan berikut : 1) Menaikkan tekanan 2) Menambah katalis 3) Menurunkan suhu 4) Memperbesar volume Reaksi pembuatan belerang trioksida adalah reaksi eksoterm, 2 SO2(g) + O2(g) ↔ 2SO3(g) ∆H < 0. Produksi belerang trioksida dapat meningkat apabila diberi perlakuan seperti pada nomor…. A. 1), 2), dan 3) B. 1) dan 3) C. 2) dan 4) D. 4) saja E. Semua benar 29. Jika pada kesetimbangan W + X ↔ Y + Z , jika 1 mol zat W dicampur dengan 1 mol zat X dan pada kesetimbangan terdapat 0,2 mol zat W, maka tetapan kesetimbangan reaksi diatas adalah…. A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 30. Diantara reaksi berikut yang mempunyai harga Kp=Kc adalah…. A. 2 H2(g) + O2(g) ↔ 2H2O(g) B. N2O4(g) ↔ 2NO2(g) C. 2 NO(g) ↔ N2(g)+ O2(g) D. N2(g) + 3 H2(g) ↔ 2 NH3(g) E. C3H8(g) + 5 O2(g) ↔ 3 CO2(g)+ 4 H2O(g) II. JAWABLAH DENGAN BENAR ! 31. Bilangan kuantum elektron terakhir suatu unsur X adalah n=3,l=1, m=+1 dan s = -1/2. Tentukan letak golongan dan periode unsur tersebut dalam sistem periodik! 32. Diketahui persamaan termokimia berikut. C2H2(g)+5/2 O2(g)→2CO2(g)+ H2O(l)∆H = -1298 KJ C2H2(g) + H2(g) →C2H4(g) ∆H = -174 KJ 2H2(g) + O2(g) → 2H2O(l) ∆H = -572 KJ Berapa KJ kalor yang dilepas pada pembakaran 6,72 L gas C2H4 (STP)? 33. Diketahui energi ikatan : C-C : 345 KJ mol-1 C=C : 611 KJ mol-1 C-H : 415 KJ mol-1 Cl-Cl : 243 KJ mol-1 C-Cl : 328 KJ mol-1 Hitunglah ∆H reaksi berikut : C2H4(g) + Cl2(g) → C2H4Cl2(g) 34. Diketahui reaksi : 2NO + O2 → 2NO2 Jika orde reaksi terhadap NO adalah 2 dan orde terhadap O2 adalah 1. Tulislah persamaan laju reaksi a. Jika konsentrasi NO dinaikkan dua kali dan O2 tetap, berapa kenaikan laju reaksinya? b. Jika konsentrasi O2 dinaikkan dua kali dan NO tetap, berapa kenaikan laju reaksinya? c. Jika konsentrasi NO dan O2 dinaikkan dua kali berapa kenaikan laju reaksinya? 35. Dalam ruang 5 liter, 1 mol HI terurai menurut reaksi : 2 HI(g) ↔ H2(g) + I2(g) Jika setelah kesetimbangan tercapai diperoleh 0,25 mol H2 , tentukan : a. Derajat disosiasi b. Tetapan kesetimbangan Kc dan Kp

Latihan Soal UAS Kls XI Smt Ganjil

NASKAH UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) PILIHLAH JAWABAN YANG PALING BENAR ! Bacalah dengan cermat paragraf di bawah ini! Kecerdasan pada anak dapat dideteksi sejak dini, bahkan sejak ia baru lahir. (2) untuk mengukurnya, orang tua perlu memahami status perkembangan yang normal pada bayi dan balita. (3) Misalnya saja pada usia enam bulan, bayi seharusnya mampu belajar duduk dan dapat memegang benda kecil atau makan kue yang diberikan. (4) Anak usia dua tahun seharusnya sudah mulai berkomunikasi dengan kata-kata, serta penuh rasa ingin tahu. (5) Setiap orang tua harus peka dan dapat mendeteksi kemampuan anaknya selama di bangku sekolah. 1. Pikiran utama paragraf tersebut adalah ... a. Pendektesian kecerdasan anak oleh para ahli b. Kecerdasan pada anak dapat dideteksi orang tua c. Orang tua perlu memahami kecerdasan anak d. Status perkembengan yang normal pada bayi dan balita e. Keterlambatan perkembangan bayi perlu diwaspadai 2. Kalimat yang tidak padu dalam paragraf tersebut adalah nomor ... a. (1) b. (2) c. (3) d. (4) e. (5) 3. Topik yang tidakdapat dikembangkan menjadi karangan narasi adalah .. a. Kronologis tertangkapnya “Gayus Pajak” b. Biografi Sukarno c. Cerita Gunung Tangkuban Perahu d. Kronologis tragedi Mina di Saudi Arabia e. Prospek ekonomi Indonesia menurut pendapat para ahli 4. Ciri paling dominan paragraf naratif adalah ... a. Adanya rangkaian waktu dan pelaku b. Adanya rangkaian kegiatan c. Adanya rangkaian proses d. Adanya pelaku yang ditonjolkan e. Adanya waktu yang ditonjolkan Bangunan ini berukuran 2x2 meter, di dinding kiri dan kanannya be rjendela tanpa daun pintu. Di depan jendela sebelah kanan bergantung kentongan berwarna merah berbentuk lonjong dengan panjang kira-kira 70 cm. Pintunya menghadap ke sebelah barat yang searah denagn mulut jalan. Atapnya dari genting tanah dari anyaman bambu bercat putih...... 5. Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf deskripsi tersebut adalah... a. Di tengah-tengahnya dihiasi dengan lukisan yang indah dan mewah b. Di sana-sini terlihat noda kotor bekas percikan tanah terkena hujan c. Pagar yang kokoh melengkapi bangunan kecil mungil itu d. Seminggu sekali mereka membersihkan kotoran dalam bangunan tersebut e. Setiap orang pasti akan tertarik untuk menyinggahinya 6. Topik di bawah ini yang tidak dapat dikembangkan menjadi paragraf deskriptif adalah... a. Indahnya bulan purnama b. Suasana belajar di kelas c. Cara belajar yang benar d. Indahnya pantai Balekambang di malam hari e. Keadaan seorang pemulung 7. Berikut ini adalah ciri-ciri paragraf ekspositif, kecuali.... a. Menjelaskan sesuatu b. Tidak bermaksud mempengaruhi c. Bersifat nonfiksi d. Menggambarkan objek tertentu Berdasarkan kenyataan 8. Topik yang dapat dikembangkan menjadi paragraf eksposisi adalah.... a. Pemandangan di Pantai Delegan b. Remaja dan Permasalahannya c. Berwisata ke Wisata Bahari Lamongan d. Legenda danau Toba e. Lalu Lintas di Sekitar Monas Ada dua macam sarana pendidikan, yaitu pendidikan pendidikan formal dan nonformal. Pendidikan formal memiliki standar kurikulum yang sudah ditentukan oleh pemerintah, seperti SD, SLTP, SMU/SMK, dan sebagainya. Pendidikan nonformal yang lebih dikenal dengan pendidikan luar sekolah seperti kursus-kursus, biasanya menyusun kurikulum sendiri yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kebijakan lembaga yang bersangkutan. 9. Paragraf di atas termasuk jenis paragraf.... a. Narasi b. Eksposisi c. Deskripsi d. Persuasi e. Argumentasi 10. Matahari tersenyum cerah menyambut pagi. Majas yang terdapat pada baris puisi di atas adalah... a. personifikasi b. hiperbola c. metafora d. simile e. ironi Selama nafas masih mengalun Selama jantung masih memukul Wahai api bakarlah jiwaku Biar mengaduh, biar mengeluh Seperti wajah merah membara Dalam bakaran api menyala Biar jiwaku habis berlebur Dalam kobaran nyala api ......... (Sultan Taqdir Alisyahbana) 11. Makna lambang” api” dalam puisi di atas adalah.... a. semangat juang b. kehebatan seseorang c. keteguhan hati d. angan-angan diri e. sangat marah 12. Puisi yang berisi cerita tentang orang-orang perkasa, tokoh pujaan, atau orang-orang yang menjadi pusat perhatian disebut puisi.... a. ode b. romansa c. serenada d. balada e. elegi Api Suci Selama nafas masih mengalun Selama jantung masih memukul Wahai api bakarlah jiwaku Biar mengaduh, biar mengeluh Seperti wajah merah membara Dalam bakaran api menyala Biar jiwaku habis berlebur Dalam kobaran nyala api ......... (Sultan Taqdir Alisyahbana) 13. Maksud isi puisi tersebut adalah... a. Kehebatan seseorang melawan penderitaan hidup. b. Membangkitkan semangat hidup seseorang. c. Perjuangan seseorang yang tidak pernah berakhir. d. Ketakutan seseorang akan kehilangan tanah airnya. e. Kesetiakawanan yang dimiliki seseorang. Plastik-plastik terapung, lumpur pekat kecoklatan, perkakas peyok, bangkai anjing dengan perut gembung, lalat hijau, sampah busuk. Amat biasa bahkan bagus buat dinikmati. Manakala air Kali Comber meluap membentuk harmoni alam yang kelewat simetris dengan ilusi deretan gubuk primitive mirip kandang babi. 14. Unsur intrinsic yang menonjol pada kutipan cerpen di atas adalah…… a. Tema b. Tokoh dan penokohan c. Latar atau setting d. Amanat e. Sudut pandang pengarang Aku cari Ajo Sidi ke rumahnya. Tapi aku berjumpa dengan istrinya saja. Lalu aku tanya dia. “Ia sudah pergi,” jawab istri Ajo Sidi. “Tidak ia tahu Kakek meninggal?” “Sudah. Dan ia meninggalkan pesan agar dibelikan kain kafan buat Kakek tujuh lapis.” “Dan sekarang,” tanyaku kehilangan akal sungguh mendengar segala peristiwa oleh perbuatan Ajo Sidi yang tidak sedikit pun bertanggung jawab, “dan sekarang ke mana dia?” “Kerja.” 15. Nilai intrinsic yang terkait dengan kehidupan sehari-hari dalam kutipan cerpen di atas adalah… a. Watak tokoh yang acuh dan tidak perduli dengan orang lain b. Watak tokoh yang terlalu mencintai pekerjaan c. Watak tokoh yang suka menolong tetangga yang kesusahan d. Watah tokoh yang tak acuh. e. Watak tokoh yang tidak suka peduli dengan orang lain. 16. Berikut ciri-ciri syair, kecuali…. a. Terdiri atas 4 baris b. Tiap baris terdiri atas 8 – 10 suku kata c. Semua baris merupakan isi d. Berakhir dengan sajak a-a-a-a e. Asli karya Indonesia Pecah ombak di Tanjung Cina Menghempas pecah di tepian Biarlah makan dibagi dua Asal adik jangan kau tinggalkan 17. Bait puisi di atas termasuk ke dalam jenis…. a. Bidal b. Talibun c. Syair d. Pantun e. Pantun berkait Tunduk menangis segala puteri Masing-masing berkata sama sendiri Jahatnya perangai permaisuri Lakunya seperti jin dan peri 18. Bedasarkan ciri-cirinya puisi di atas termasuk puisi lama berjenis…… a. Bidal b. Talibun c. Syair d. Pantun e. Pantun berkait Diponegoro Di masa pembangunan ini Tuan hidup kembali Dan bara kagum menjadi api Di depan sekali tuan menanti Tak gentar, lawan banyaknya seratus kali (Chairil Anwar) 19. Berdasarkan isinya jenis puisi baru di atas adalah…. a. Himne b. Elegi c. Ode d. Epic e. Didaktik Surat cinta Ku tulis surat ini Kala hujan gerimis Bagai bunyi tambur mainan Anak-anak peri dunia yang gaib Dan angina mendesah Mengeluh dan mendesah Wahai dik Narti Aku cinta padamu (Rendra) 20. Berdasarkan jumlah barisnya puisi baru di atas berjenis….. a. tersina b. kuatrin c. sektet d. soneta e. septina Sejak harga minyak mentah dunia membumbung, produk-produk energi alternatif pengganti minyak mulai naik daun. Bahan bakar dari sumber-sumber yang terbarukan tak lagi dilirik sebelah mata. Buktinya, Agustus lalu, Pertamina, PT Rekayasa Industri, dan Institut Teknologi Bandung menandatangani nota kesepakatan proyek pengembangan biodiesel. 21. Paragraf tersebut termasuk paragraf ……. a. eksposisi b. deskripsi c. persuasi d. argumentasi e. narasi 22. Berikut ini merupakan topik yang tepat untuk penulisan paragraf eksposisi! a. Pengalaman Masa Kecilku b. WBL dan Keindahannya c. Mengungkap Perjuangan Dewi Sartika d. Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda e. Proses Pengolahan Bandeng Tanpa Duri Rembulan Rembulan Kau berjalan di atas bumi pertiwi Dengan sinar keagungan Walau sesaat kita bertemu Di malam hari engkau tersenyum padaku 23. Majas yang digunakan dalam penggalan puisi di atas adalah … a. Hiperbola b. Metafora c. Personifikasi d. Litotes e. Ironi Bacalah puisi berikut ! Batu batu mawar batu langit batu duka batu rindu batu jarum batu bisu Kaukah itu Teka-teki Yang Tak menepati janji? Dengan seribu gunung langit tak runtuh dengan seribu perawan hati tak jatuh dengan seribu sibuk sepi tak mati …. (Sutardji Calzoum Bachri) 24. Kata batu dalam kutipan puisi tersebut menggambarkan …. a. kecemasan b. keangkuhan c. ketegaran d. keikhlasan e. kesombongan Ratapan Candi Tua Kurasakan ketrpencilan ini Di antara Manusia-manusia yang mabuk kemajuan Walau ada satu orang yang memperhatikanku Tapi, seribu orang melupakanku 25. Berdasarkan penggalan puisi di atas, kata yang mempunyai rima (sajak) adalah … a. ini dengan kemajuan b. kemajuan dengan memperhatikanku c. di antara dengan melupakanku d. memperhatikanku dengan melupakanku e. Di antara dengan kemajuan Karang Kau tegak berdiri Dipukul ombak Dihempas badai Namun kau tetap tegak Tiada mengeluh Apalagi merengek Tiada bergerak Apalagi berpeluh, ………. (Liza Ramdhani) 26. Tema kutipan puisi tersebut adalah ... a. ketegaran b. kesepian c. keharuan d. kebahagiaan e. kesantunan 27. Puisi “Karang” di atas mengungkapkan tentang …. a. Keangkuhan seseorang terhadap alam semesta b. keteguhan seseorang dalam menghadapi masalah c. kesombongan dalam mengatasi persoalan d. kepasrahan terhadap nasib e. sikap putus asa terhadap suatu cobaan Penerbangan ke Singapura dialihkan Sementara ke Batam Batam: Sejumlah pesawat tujuan Singapura mengalihkan pendaratan di Bandar Udara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Selasa, 2 Pebruari 2013. Pendaratan sebagaian pesawat komersial dari Bandara Changi ke Hang Nadim untuk menghindari waktu tunggu giliran mendarat. Karena itu, kawasan Bandara Changi dipergunakan sebagai ajang atraksi pesawat. Hang Nadim dipilih sebagai alternatif karena merupakan salah satu bandara bertaraf internasional yang memungkinkan untuk pendaratan pesawat berbadan lebar.] 28. Berita di atas membahas ... a. Acara atraksi pesawat yang diadakan di kawasan Bandara Changi. b. Pengalihan pendaratan pesawat tujuan Singapura di Bandar Udra Hang Nadim, Batam. c. Bandara Hang Nadim adalah bandara yang bertaraf internasional d. Hang Nadim dipilih sebagai alternatif karena bertaraf internasional e. Perubahan rute pesawat dari Bandara Changi, Singapura. 29. Pokok berita yang tidak terdapat dalam kutipan berita di atas adalah... a. Orang yang diceritakan dalam informasi b. Peristiwa yang dibicarakan dalam informasi c. Sebab terjadinya peristiwa yang dibicarakan dalam informasi d. Proses terjadinya peristiwa yang dibicarakan dalam informasi e. Waktu terjadinya peristiwa yang dibicarakan dalam informasi Menurut pakar pemerhati kebuyaan daerah, kesenian ketoprak kini sudah hampir mati. Keadaan ini dipicu karena hilangnya minat masyarakat untuk menonton pertunjukan ketoprak. Mereka mimilih berada di rumah menikmati sarana hiburan yang lain daripada harus keluar rumah. 30. Tanggapan yang tepat untuk informasi di atas adalah... a. Masyarakat seharusnya menonton ketoprak sebagai wujud cinta dan mempertahankan seni tradisi daerah yang kini mulai punah karena tidak ada penontonnya. b. Pemerintah perlu membantu ketoprak untuk memperoleh kehidupan dengan mengadakan pegelaran ketoprak gratis agar masyarakat tertarik pada ketoprak lagi. c. Kesenian ketoprak harus bisa menyesuaikan dengan kemajuan zaman agar masyarakat dapat menyaksikan ketoprak walaupun ada di rumah, misalnya dalam acara televisi. d. Pemerintah seharusnya mendirikan balai kebudayaan yang menampung seluruh kebudayaan daerah yang ada di Indonesia sehingga masyarakat dapat mengenal kebudayaan daerah. e. Generasi muda seharusnya lebih tertarik pada kesenian daerah, bukan kesenian asing karena kesenian daerah mengandung nilai-nilai adat yang tinggi. Tiba-tiba ia bangkit. “Demi Tuhan!”, ia berseru. “Celakalah yang menyiakan waktu!” Ia ingat. Meski berbuat sesuatu . Berbaring bermalasan bukan pekerjaan muslim yang baik. Ia sudah mendengar kabar, orang kampung sedang mendirikan surau baru. Banyak orang telah menyediakan bahan. Telah terkumpul kayu, genting, kapur. Anak-anak madrasah mencari batu dan pasir ke sungai. Pantaskah baginya, muslim seumur hidup untuk bermalasan? Tidak. Berbaktilah kamu di jalan Tuhan dengan harta dan jiwamu! Ia gelisah. 31. Watak tokoh ia yang tergambar pada kutipan cerpen di atas adalah.... a. Percaya diri b. Pemarah c. Gelisah d. Pekerja keras e. Mudah putus asa Lonceng yang di beranda muka yang tertutup oleh kaca-kaca jendela berbunyi enam kali. Asih sudah lebih dahulu sadar dari tidurnya. Dari tempat ia tidur diikutinya detikan lonceng. Ada persamaan dengan jantungnya. 32. Unsur intrinsik yang terdapat dalam petikan cerpen tersebut adalah... a. Tokoh utama yang sedang bergembira b. Latar yang mempengaruhi suasana hati c. Amanat bahwa istri harus patuh pada suami d. Tokoh-tokoh yang berdiam di suatu tempat e. Alur maju yang digunakan Selama bertahun-tahun, terjadi banyak masalah kesehatan karena kekurangan air bersih. Pendidikan minim karena kondisi ekonomi memperihatinkan. Sekarang, air bersih tidak sulit lagi. Setiap rumah sudah mempunyai kamar mandi dan WC. Kehidupan ekonomi warga gterus membaik. Semua itu terkait dengan pulihnya tiga mata air yang mengering setelah perusakan hutan tahun 1964-1965. Ternyata, reboisasi Hutan wonosadi membawa perubahan yang tak terbayangkan bagi masyarakat sekitar hutan tersebut. 33. makna istilah reboisasi dalam paragraf tersebut adalah . . . . a. penghutanan kembali b. penanaman hutan c. penanaman kembali d. penghijauan hutan e. penghijauan wilayah 34. simpulan isi paragraf tersebut adalah.... a. perusakan hutan membawa dampak negatif disegala sektor kehidupan bagi masyrakat sekitar hutan tersebut. b. Kekurangan air bersih merupakan masalah besar bagi kesehtan masyarakat sekitar Hutan Wonosadi akibat perusakan hutan. c. Reboisasi Hutan Wonosadi membawa perubahan positif di bidang kesehatan dan ekonoi bagi masyarakat sekitar. d. Ketersediaan air bersih adalah hal penting bagi peningkatan kehidupan ekonomi setiap warga sekta Hutan Wonosadi. e. Pulihnya mata air yang mengering selama bertahun-tahun membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat. 35. Berikut ini bukan merupakan sifat tanggapan yang baik, yaitu. . . . a. Objektif b. Rasional c. Masuk akal d. Tidak berat sebelah e. Tidak didukung alasan yang kuat 36. Penggunaan jeda yang tepat pada kalimat dibawah ini adalah . . . . a. Sholiha, pergi kau dari sini, sekarang juga ! b. Sholiha pergi, kau dari sini sekarag, juga! c. Sholiha, pergi kau dari, sini sekarang juga! d. Sholiha pergi, kau dari sini, sekarang juga! e. Sholiha pergi kau, dari sini sekarang, juga! 37. Dari bacaan soal nomor 33. Ada pada kalimat keberapakah ide pokoknya? a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 38. Jalanya sebuah diskusi dikendalikan oleh seorang . . . . a. Penyaji b. Peserta c. Moderator d. Pemakalah e. Notulis 39. Berikut ini pendapat yang bersifat setuju, kecuali. . . . a. Saya sepaham dengan pendapat yang dikemukakan b. Kalau begitu, pendapat tersebut kita realisasikan bersama c. Pendapat tersebut tidak relevan dengan topik pembicaraan d. Saya setuju dengan pendapat tersebut e. Pendapat tersebut patut kita dukung 40. Kecepatan membaca untuk para pemula rata-rata mendapat. . . . . a. 120-150 kata permenit b. 90-110 kata permenit c. 140-155 kata permenit d. 130-140 kata permenit e. 80-130 kata permenit II. JAWABLAH DENGAN BENAR ! 1. Buatlah sebuah paragraf deskriptif dengan tema “suasana ujian di kelasku”! 2. Sebutkan topik yang dapat dikembangkan menjadi paragraf naratif! Para perajin sandal di Kelurahan Wedoro, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, sangat sulit mendapatkan modal usaha, baik dari pemerintah maupun perbankan. Keadaan tersebut tidak membuat para perajin putus asa. Mereka tetap eksis secara turun-temurun sejak tahun 1965 dengan mengandalkan kemampuan sendiri. Sejak empat tahun yang lalu daerah tersebut semakin hidup karena dijadikan pusat penjualan sandal dan sepatu. 3. Tentukan pokok-pokok informasi berita di atas! 4. Buatlah kalimat memperkenalkan orang lain dalam forum diskusi seandainya Anda menjadi moderator!

Minggu, 03 April 2016

RPP FIQIH Kls XI SMT 2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Madrasah : ............ Mata pelajaran : Fikih Kelas/Semester : XI/II Alokasi Waktu : 6 p ( 6x 2 = 12 jam ) Pertemuanke : 11 - 13 A. KOMPETENSI INTI 1. Kompetensi Inti (KI 1): Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. Kompetensi Inti (KI 2): Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia 3. Kompetensi Inti (KI 3): Memahami, menerapkandanmenganalisispengetahuanfaktual,konseptual, proseduraldalamilmupengetahuan, teknologi, seni,budaya, danhumanioradenganwawasankemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, danperadabanterkaitfenomenadankejadian, sertamenerapkanpengetahuanproseduralpadabidangkajian yang spesifiksesuaidenganbakatdanminatnyauntukmemecahkanmasalah 4. Kompetensi Inti (KI 4): Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan KOMPETENSI DASAR 1.2 Menghayati ketentuan syariat Islam dalam melakukan pembagian harta warisan dan wasiat hukum Islam 2.2 Meningkatkan sikap peduli, jujur dan kerjasama dalam urusan waris dan wasiat 3.3 Menguraikanketentuan hukum mawaris dan wasiat dalam Islam 4.3 Mengkritisipraktikwarisdalammasyarakat yang tidaksesuaidenganketentuan hukum Islam Indikatorpertemuan ke 11 3.3.12 Menjelaskan masalah gharawain 3.3.13 Menjelaskan masalah musyarakah 3.3.14 Menjelaskan masalah akdariyah Indikator pertemuan ke 12 3.3.15 Menjelaskan bagian anak dalam kandungan 3.3.16 Menjelaskan bagian orang hilang 3.3.17 Menjelaskan tentang pembagian harta warsisan bagi orang yang meninggal bersama Indikator pertemuan ke 13 3.3.18 Menjelaskan hikmah pembagian warisan 3.3.19 Jelaskan penegertian wasiat 3.3.20 Menjelaskan hukum wasiat 3.3.21 Menjelaskan kadar wasiat 3.3.22 Menjelaskan yang boleh menerima wasiat 4.3.1 Mengevaluasi praktik waris dalam masyarakat yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum Islam MATERI/ EKSPLORASI  Ghorowain artinya dua yang terang ( ada dua cara yang sama sama terangnya /benar) manakalah ahli waris terdiri dari : suami / istri , ibu , bapak  misal KPT 6 Suami ½ x 6 = 3 ( 6 – 3 = 3 ) Ibu 1/3 dari sisa setelah bagian suami ( 1/3 x 3 = 1 atau ( 1/3 x 6 = `1) Bapak ashobah = 2 ( 3 + 1 + 2 = 6 )  misal KPT 4 Istri 1/4 x 4 = 1 ( 4 – 1 = 3 ) Ibu 1/3 dari sisa setelah bagian suami ( 1/3 x 3 = 1 atau ( 1/3 x 4 = `1) Bapak ashobah = 2 ( 1 + 1 + 2 = 4 )  Musyarokah : Yaitu ahli waris yang menurut perhitungan waris dapat bagian waris, namun tidak mendapatkan sehingga harus diserikatkan. Contoh  Cara biasa dalam waris  Suami : ½ x 6 = 3  Ibu : 1/6 x 6 = 1  Saudara seibu : 1/3 x 6 = 2  Saudara laki laki sekandung: sisanya 0  Cara Musyarokah  Suami : ½ x 6 = 3  Ibu : 1/6 x 6 = 1  Saudara seibu : ( 1/3 x 6 = 2/6 = 1/6 )  Saudara laki laki sekandung: ( = 1/6 )  Akdariyah : berarti mengeruhkan yaitu kakek menyusahkan saudara perempuan dalam pembagian warisan , bila ahli waris terdiri Suami, Ibu , Saudara perempuan , Kakek Suami ½ Ibu 1/3 Sdra pr ½ Kakek 1/6 bagian kakek lebih kecil dari bagian saudara perempuan sehingga harus di gabung dan bagian kakek 2 : 1 sdr perempuan  Ahli waris yang meninggal bersama dan tidak diketahui mana yang lebih dahulu maka mereka saling tidak bisa menerima bagian waris, dan bagian waris diserahkan kepada ahli waris yang masih hidup.  Cara pembagian harta waris untuk anak dalam kandungan harus diperhatikan bahwa ia termasuk ahli waris, ketika ia lahir hidup meski sebentar, tetapi jika tidak hidup meski sebentar maka bagiannya dikembalikan kepada yang nmasih hidup.  Bagian ahli warisorang yang hilang harus ditahandan dianggap hidup sampai batas umur umumnya. o Pengertian wasiat menurut bahasa adalah pesan,menurut istilah pesan tentang suatu kebaikan yang akan dilaksanakan setelah orang yang wasiat meninggal dunia. o Wasiat jika ditinjau dari segi cara maupun obyeknya :Wajib , sunnah , makruh , haram o Kadar wasiat tidak boleh lebih dari sepertiga dari keseluruhan harta peninggalan. o Hikmah pemmbagian warisan : Menghindari munculnya permusuhan dalam keluarga yang ditimbulkan dari pembagian harta waris Menghindari timbulnya fitnah Mewujudkan keadilan dan keluarga Meringankan beban musibah orang yang ditinggal mati Menjunjung tinggi syari’at islam Pertemuan ke 11 ( 2x45 ) Pendahuluan/Kegiatan Awal (10 menit) Guru mengucapkan salam dan meminta salahsatu peserta didik memimpin doa Guru memperkenalkan diri dilanjutkan dengan mengenal peserta didik melalui absensi Guru mengkondisikan suasana pembelajaran yang menyenangkan melalui senam otak Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan; dan menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan. Guru menyampaikan diakhir pembelaaran akan diadakan tes uraian Kegiatan Inti (70 menit • Mengamati  Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang Ghorowain, musyarokah, danakdariyah  Peserta didik membacabukufikihkls XItentangGhorowain, musyarokah, danakdariyah • Menanya  Peserta didik memberikan tanggapan hasil penjelasan guru tentang Ghorowain, musyarokah, danakdariyah • Eksplorasi/eksperimen  Masing-masing kelompok berdiskusi tentang Ghorowain, musyarokah, danakdariyah  Masing-masing kelompok menggali pengertian Ghorowain, musyarokah, danakdariyah • Mengasosiasi  Peserta didik melalui kelompoknya merumuskan Ghorowain, musyarokah, danakdariyah • Mengkomunikasikan  Secara bergantian, masing-masing kelompok mempresentasikan/menyajikan hasil diskusinya tentang Ghorowain, musyarokah, danakdariyah  Penutup (10 menit):  Guru mengadakan refleksi hasil pembelajaran  Guru mengajak peserta didik menyimpulkan bersama materi pembelajaran  Guru mengadakan tes baik tulis maupun lisan  Guru memberikan pesan-pesan moral terkait dengan sikap keimanan dan sosial  Guru memberikan tugas mandiri secara individu  Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya  Guru mengajak berdo’a akhir majlis dilanjutkan dengan salam dan berjabat tangan Pertemuan ke 12 ( 2x45 ) Pendahuluan/Kegiatan Awal (10 menit) Guru mengucapkan salam dan meminta salahsatu peserta didik memimpin doa Guru memperkenalkan diri dilanjutkan dengan mengenal peserta didik melalui absensi Guru mengkondisikan suasana pembelajaran yang menyenangkan melalui senam otak Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan; dan menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan. Guru menyampaikan diakhir pembelaaran akan diadakan tes uraian Kegiatan Inti (70 menit ) • Mengamati  Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang bagiananakdalamkandungan, anak yang hilangdanobagian orang yang matibersama  Peserta didik membacabukuyngadarelevansinyadenganbahasanbagiananakdalamkandungan, anak yang hilangdanobagian orang yang matibersama • Menanya  Peserta didik memberikan tanggapan hasil penjelasan guru tentang bagiananakdalamkandungan, anak yang hilangdanobagian orang yang matibersama • Eksplorasi/eksperimen  Masing-masing kelompok berdiskusi tentang bagiananakdalamkandungan, anak yang hilangdanobagian orang yang matibersama • Mengasosiasi  Peserta didik melalui kelompoknya merumuskan bagiananakdalamkandungan, anak yang hilangdanobagian orang yang matibersama • Mengkomunikasikan  Secara bergantian, masing-masing kelompok mempresentasikan/menyajikan hasil diskusinya tentang bagiananakdalamkandungan, anak yang hilangdanobagian orang yang matibersama a. Penutup (10 menit):  Guru mengadakan refleksi hasil pembelajaran  Guru mengajak peserta didik menyimpulkan bersama materi pembelajaran  Guru mengadakan tes baik tulis maupun lisan  Guru memberikan pesan-pesan moral terkait dengan sikap keimanan dan sosial  Guru memberikan tugas mandiri secara individu  Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya  Guru mengajak berdo’a akhir majlis dilanjutkan dengan salam dan berjabat tangan Pertemuan ke 13 ( 2x45 ) Pendahuluan/Kegiatan Awal (10 menit) Guru mengucapkan salam dan meminta salahsatu peserta didik memimpin doa Guru memperkenalkan diri dilanjutkan dengan mengenal peserta didik melalui absensi Guru mengkondisikan suasana pembelajaran yang menyenangkan melalui senam otak Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan; dan menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan. Guru menyampaikan diakhir pembelaaran akan diadakan tes uraian Kegiatan Inti (70 menit ) • Mengamati  Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang hikmahpemebagianwarisdanwasiat  Peserta didik membacabukuklas XI tentanghikmahpemebagianwaris • Menanya • Peserta didik memberikan tanggapan hasil penjelasan guru tentang hikmahpemebagianwarisdan hokum wasiat • Eksplorasi/eksperimen • Masing-masing kelompok berdiskusi tentang hikmahpemebagianwarisdanhukukwasiat • Mengasosiasi  Peserta didik melalui kelompoknya merumuskan pelaksanaanpembagianwarisdanhukukwasiat • Mengkomunikasikan  Secara bergantian, masing-masing kelompok mempresentasikan/menyajikan hasil diskusinya tentang pelaksanaanpembagianwaris di mayarakat b. Penutup (10 menit):  Guru mengadakan refleksi hasil pembelajaran  Guru mengajak peserta didik menyimpulkan bersama materi pembelajaran  Guru mengadakan tes baik tulis maupun lisan  Guru memberikan pesan-pesan moral terkait dengan sikap keimanan dan sosial  Guru memberikan tugas mandiri secara individu  Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya  Guru mengajak berdo’a akhir majlis dilanjutkan dengan salam dan berjabat tangan 4. PENILAIAN 1. TehnikPenilaian a. Testulis b. Produc jelaskan masalah gharawain sertakan contoh jelaskan masalah musyarakah sertakan contoh jelaskan masalah akdariyah sertakan contoh Kunci jawaban diatas ( lihat materi ) pertemuan ke 12 jelaskan bagian anak dalam kandungan jelaskan bagian orang hilang jelaskan tentang pembagian harta warsisan bagi orang yang meninggal bersama Kunci jawaban diatas ( lihat materi ) pertemuan ke 13 jelaskan hikmah pembagian warisan Jelaskan penegertian wasiat jelaskan hukum wasiat jelaskan kadar wasiat jelaskan yang boleh menerima wasiat Perhatikan dan catat praktik waris dalam masyarakat dilingkunganmu yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum Islam Kunci jawaban diatas ( lihat materi ) PRODUC DAN PENILAIAN SIKAP Perhatikan dan catat praktik waris dalam masyarakat dilingkunganmu yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum Islam buatlah komentar : No. Kliping Komentar 1. 2. 3. 4, 5. MEDIA, ALAT/BAHAN, SUMBER PEMBELAJARAN 1. Media: laptop, LCD,papan tulis 2. Alat/Bahan: kertas karton, spidol 3. Sumber Pembelajaran: buku fikih klas x, Al-Qur’an terjemah, internet, LKS, Rumus pembagian Waris Banyuurip 2016 Mengetahui, Guru Mapel Fiqih Kepala Madrasah Aliyah ALWI MUSTA’IN, S.Ag H.ZAINAL ABIDIN,S.Pd.I

latihan Soal Un Bhs Indonesia SMA

Contoh Latihan Soal UN Bahasa Indonesia SMA Dan SMK dibawah ini : SKL 1 Menentukan isi/fakta/opini/arti kata/kalimat, rangkuman suatu bacaan/teks Untuk menemukan kalimat fakta dan pendapat yang perlu diperhatikan adalah ciri-ciri dari kedua kalimat tersebut. Ciri-ciri kalimat fakta : nyata jelas objektif tidak bisa dibantah Sedangkan ciri-ciri kalimat pendapat adalah kebalikannya : tidak nyata/pendapat seseorang tidak jelas subjektif dapat dibantah kebenarannya Contoh soal 1. Udara di Bogor terasa dingin. (2) Kali ini dinginnya melebihi hari-hari sebelumnya. (3) Dinginnya suhu udara di Bogor mencapai 24ºC. (4) Data tingkat suhu udara ini, terdapat di papan informasi pengukur suhu di jalan-jalan besar di kota Bogor. Dua kalimat pendapat pada teks tersebut ditandai dengan nomor . A. (1) dan (2) B. (2) dan (3) C. (1) dan (3) D. (2) dan (4) E. (3) dan (4) KUNCI JAWABAN : A PEMBAHASAN : Kalimat pendapat merupakan kalimat berisi pendapat dan bersifat subjektif yang memiliki lebih dari satu kemungkinan kebenaran sesuai data pada teks. Kata kunci: … ”terasa” (kalimat 1) dan ”melebihi ... sebelumnya” (kalimat .2) 2. (1) Pemkot Depok telah menertibkan 700 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menggelar dagangannya di pinggir jalan. (2) Hal ini dinilai sebagai penyebab kemacetan. (3) Di samping itu, keberadaan PKL juga dianggap menimbulkan kesan semrawut. (4) Penertiban yang berlangsung tanggal 26 Desember itu disambut dengan senang oleh para pengguna jalan. Dua kalimat pendapat pada teks tersebut ditandai dengan nomor .... A. (1) dan (2) B. (1) dan (4) C. (2) dan (3) D. (3) dan (4) Kunci Jawaban : C Pembahasan : Pendapat=opini adalah pikiran atau anggapan seseorang terhadap sesuatu. Orang yang satu dengan yang lain dapat berbeda pendapat bergantung pada pandangan, pendirian, atau penilaiannya. Pada paragraf tersebut terdapat opini atau pendapat, yaitu kalimat (2) Hal ini dinilai sebagai penyebab kemacetan. (3) Di samping itu, keberadaan PKL juga dianggap menimbulkan kesan semrawut. Kata kuncinya: dinilai dan dianggap 3. Sulit meminta maaf dan sulit memberi maaf sesungguhnya merupakan sifat manusia pada umumnya. Namun, peluang untuk meminta maaf dan memberi maaf pastilah selalu ada. Jika setiap orang bersedia memberi maaf alangkah tenteram dan nikmatnya kehidupan di muka bumi ini. Lebih dari itu, apabila setiap orang sadar bahwa memberi maaf itu bahkan lebih mulia nilainya daripada meminta maaf. Pendapat yang tepat sesuai paragraf di atas adalah . . . . a. Memberi maaf dan meminta maaf merupakan sikap yang baik. b. Meminta maaf lebih mulia daripada memberi. c. Sulit bagi kita meminta maaf lebih dahulu. d. Kita jangan meminta maaf jika tidak bersalah. KUNCI JAWABAN : a PEMBAHASAN : karena pada kalimat ”Jika setiap orang bersedia memberi maaf alangkah tenteram dan nikmatnya kehidupan di muka bumi ini .” menunjukkan bahwa Memberi maaf dan meminta maaf merupakan sikap yang baik. SKL 2 Menentukan kalimat utama/ide pokok/ kalimat penjelas Gagasan utama juga disebut gagasan pokok, atau ide pokok. Ide pokok adalah ide/gagasan yang menjadi pokok pengembangan paragraf, maka dalam satu paragraf hanya ada satu gagasan utama. Ide pokok terdapat dalam kalimat utama. Sebuah paragraf tersusun atas kalimat utama dan kalimat-kalimat penjelas. Kalimat utama adalah kalimat yang di dalamnya terdapat ide pokok paragraf. Kalimat utama juga sering disebut sebagai kalimat topik. Kalimat utama ini dijelaskan oleh kalimat-kalimat lain dalam paragraf tersebut, yang disebut dengan kalimat penjelas. Kalimat penjelas yaitu kalimat yang isinya memperjelas, menguraikan, atau berupa rincian-rincian tentang kalimat utama. Contoh soal 4. (1) Selama Mei 2010 ini Aremania mengumpulkan dana sumbangan. (2) Dana itu digunakan untuk membeli bahan-bahan kebutuhan hidup, seperti beras, gula, teh, kopi, mie instan, dan lain-lain. (3) Setelah itu, bahan-bahan tersebut mereka bagi-bagikan ke berbagai panti asuhan. (4) Hal itu membuktikan, Aremania adalah suporter yang memiliki kepedulian sosial. Gagasan utama paragraf diatas adalah . . . A. (1) B. (3) C. (2) D. (4) E. (1) dan (4) KUNCI JAWABAN : D PEMBAHASAN : Gagasan utamanya adalah Aremania adalah suporter yang memiliki kepedulian sosial (4) karena kalimat ini diperjelas oleh kalimat-kalimat yang lain. Kalimat 1, 2, dan 3 adalah gagasan penjelas karena isinya memperjelas gagasan kalimat 4. 5. Musim kompetisi 2006/2007 belum juga berakhir, tetapi Inter Milan sudah mendapatkan pemain baru. Adalah Ederson Honorato yang berhasil didatangkan juara Liga Italia musim lalu itu. Sebelumnya, penyerang asal Brasil itu memperkuat Nice. Ederson yang berusia 21 tahun itu bergabung dengan Nice dua musim lalu. Saat itu, Inter Milan sebenarnya sudah berniat membawanya ke Stadion San Siro, namun Nice lebih menjadi pilihan Ederson. Kalimat utama paragraf tersebut adalah ... A. Musim kompetisi 2006/2007 belum juga berakhir, tetapi Inter Milan sudah mendapatkan pemain baru. B. Ederson Honorato sebelumnya memperkuat Nice, berhasil didatangkan juara Liga lalu. C. Ederson Honorato yang berusia 21 tahun itu bergabung dengan Nice dua musim lalu. D. Inter Milan sebenarnya sudah berniat membawanya ke Stadion San Siro namun Nice lebih menjadi pilihan Ederson. E. Inter Milan sebenarnya sudah berniat merekrut Ederson Honorato, tetapi baru tahun ini tercapai. KUNCI JAWABAN : A PEMBAHASAN : Karena kalimat kedua dan seterusnya merupakan kalimat penjelas. SKL 3 Menentukan isi dan simpulan grafik/tabel Tabel adalah daftar yang berisi ikhtisar sejumlah data informasi yang berupa kata-kata dan bilangan yang tersusun secara bersistem. Informasi pada tabel di tulis urut kebawah di deret tertentu dengan garis pembatas sehingga mudah dipahami. Tabel menyajikan data yang dapat diklasifikasikan secara sistematik dalam jumlah menurut kesatuan tertentu. Grafik merupakan visualisasi tabel. Tabel yang berupa angka-angka dapat disajikan dalam bentuk gambar yang di sebut grafik. Kesimpulan/Simpulan merupakan ikhtisar atau pendapat terakhir berdasarkan uraian sebelumnya. 6. Cermatilah grafik berikut! Simpulan isi grafik tersebut yang tepat adalah … a. Koperasi Siswa SMP Kartika tahun 2006 mengalami kenaikan. b. Perkembangan koperasi SMP Kartika setiap tahun meningkat. c. Koperasi siswa SMP Kartika mengalami kenaikan dari tahun 2002 s.d. 2003. d. Koperasi siswa SMP Kartika mengalami kenaikan drastis pada tahun 2007. e. Koperasi siswa SMP Kartika mengalami penurunan pada tahun 2003-2005. KUNCI JAWABAN : D PEMBAHASAN : Mengalami kenaikan 300 ribu dari 300-600 7. Soal 5: Perhatikan tabel berikut Informasi yang sesuai dengan tabel tersebut adalah… A. Jumlah pasien rawat jalan selalu meningkat setiap tahun. B. Jumlah pasien rawat jalan dan rawat inap cenderung meningkat. C. Setiap tahun jumlah pasien rawat inap cenderung menurun. D. Pasien rawat inap mendapat pelayanan yang baik KUNCI JAWABAN : C PEMBAHASAN : karena pilihan A,B dan D tidak sesuai dengan tabel pada soal. SKL 4 Menentukan persamaan topik/perbedaan aspek pembahasan dari dua artikel Contoh soal Arikel 1 Indonesia punya menu ayam goreng yang rasanya sangat lezat. Yaitu, ayam goreng Kalasan. Ayam goreng Kalasan ini rasanya sangat gurih. Ada bumbu kriuk yang selalu setia menemani ayam goreng kampung ini. Salah satu perbedaan yang paling penting ayam goreng Kalasan menggunakan ayam kampung. Ayam Kalasan ini dimasak dengan aneka rempah khas Indonesia. Pasti lebih sehat karena tanpa penyedap rasa yang berlebihan. Arikel 2 Rendang adalah masakan tradisional bersantan dengan daging sapi sebagai bahan utamanya. Masakaan khas dari Sumatera Barat ini sangat digemari semua kalangan. Tidak saja masyarakat Indonesia bahkan luar negeri pun menggemarinya. Selain daging sapi, rendang juga menggunakan kelapa. Rendang menggunakan bumbu khas Indonesia. Bumbu tersebut yaitu cabai, lengkuas, serai, bawang dan aneka bumbu lain 8. Persamaan ide kedua artikel tersebut adalah ... (prediksi soal un bahasa indonesia 2012) (http://mgmpbisumbar.blogspot.com/2011/12/prediksi-soal-un-bahasa-indonesia-2012.html) A. Masakan Indonesia yang digemari masyarakat luar negeri B. Masakan yang tidak menggunakan penyedap rasa. C. Masakan-masakan khas Indonesia D. Wisata kuliner Indonesia Kunci jawaban : C Pembahasan : karena kedua artikel membahas tentang masakan khas Indonesia. Bacalah dua kutipan teks berita dibawah ini! Kutipan Berita Teks 1 Direktorat Jendral Pemasyarakatan, Kementrian Hukum dan HAM terus mengkaji penghapusan remisi (potongan tahanan) bagi para terpidana koruptor. Diharapkan dalam waktu dekat sudah dapat diselesaikan pengkajiannya. Kutipan Teks Berita 2 Ketua Mahkamah Agung (MA), Harifin Andi Tumpa, menilai penghapusan remisi terhadap narapidana koruptor tidak tepat karena setiap narapidana berhak mendapatkan remisi sesuai undang-undang yang mengatur remisi.Penjelasan tersebut dilontarkan di Gedung MA pada hari Selasa. 9. Perbedaan penyajian teks berita tersebut adalah . . . . Teks Berita 1 Teks Berita 2 A. Siapa, apa, kapan Siapa, mengapa, dimana, kapan B. Siapa, bagaimana, kapan Siapa, mengapa, dimana, kapan C. Apa, siapa, kapan Apa, mengapa, kapan, dimana D. Apa, mengapa, dimana Apa, siapa, kapan, dimana Jawaban : A Pembahasan : Karena sesuai dengan urutan ilustrasi, yaitu : Teks berita 1 · Siapa : Direktorat Jendral Pemasyarakatan, Kementrian Hukum dan HAM · Apa : terus mengkaji penghapusan remisi (potongan tahanan) bagi para terpidana koruptor · Kapan : dalam waktu dekat Teks berita 2 · Siapa : Ketua Mahkamah Agung (MA), Harifin Andi Tumpa · Mengapa : karena setiap narapidana berhak mendapatkan remisi seseuai undang-undang yang mengatur remisi · Dimana : Gedung MA · Kapan : pada hari Selasa SKL 5 Menentukan isi / keteladanan / keistimewaan dalam teks biografi tokoh Biografi adalah tulisan tentang perjalanan hidup tokoh-tokoh terkenal. Selain biografi, kita juga mengenal istilah Otobiografi. Keduanya sama saja, merupakan tulisan tentang perjalanan hidup seseorang. Perbedaannya adalah: Biografi ditulis oleh orang lain sedangkan Otobiografi ditulis oleh yang bersangkutan (maksudnya, kisah hidup tersebut ditulis oleh si tokoh itu sendiri). Dalam materi (KD) menentukan hal-hal yang dapat diteladani dari kutipan teks biografi, kalian akan belajar dari tokoh mengenai hal-hal yang patut diteladani dan menyimpulkan keunggulan tokoh tersebut. Selain kegiatan pembelajaran menentukan hal-hal yang dapat diteladani dari kutipan buku biografi (yang dibaca) ini, kalian juga akan melakukan kegiatan berbicara yaitu menceritakan tokoh idola. Contoh soal : Bacalah teks berikut dengan saksama! Wage Rundolf Supratman lahir pada tanggal 9 Maret 1903 di Sumogari. Supratman sangat pandai bermain sandiwaradan mahir bermain alat musik. Setiap waktu luang, ia memanfaatkan untuk bermain musik terutama biola. Keberaniannya mengutarakan pendapat membuat ia di angkat menjadi pembantu surat kabar Kaoum Moeda di Bandung. Meskipun gaji yang diperolehnya kecil, ia puas karena ia dapat mengutarakan pendapat serta pikiran dalam tulisan-tulisannya. W.R. Supratman menulis dan mengubah lagu-lagu perjuangan untuk mengabarkan semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air.Ia dikenal sebagai pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya. Pada saat ia diminta mendengarkan lagu Indonesia Raya, dan semua hadirin berdiri khidmat, hal itulah yang tak terlupakan bagi dirinya. Ia bekerja tanpa pamrih. Dalam hidupnya, ia lebih suka memberi dari pada menerima. 10. Hal yang dapat diteladani dari tokoh tersebut adalah . . . . A. Menjadi pembantu surat kabar B. Mendengarkan lagu-lagu C. Suka memberi daripada menerima D. Mempunyai pengalaman tak terlupakan Jawaban : C Pembahasan : Karena hal yang dapat diteladani dari tokoh Ki Hajar Dewantara adalah dia suka memberi dari pada menerima. Bacalah dengan seksama biografi berikut! Subagio Sastrowardoyo Subagio Sastrowardoyo adalah seorang penyair terkemuka Indonesia. Sajak dan Kumpulan sajaknya beberapa kali mendapat penghargaan. Tahun 1966 dan 1967, sajaknya yang berjudul ”Dan Kematian Makin Akrab” merupakan pemenang hadiah majalah Horison. Tahun 1971, Subagio menerima Anugerh Seni untuk sajaknya ”Daerah Perbatasan” ( 1970 ). Tahun 1991, Subgio menerima Hadiah Sastra ASEAN untuk kumpulan sajaknya Simfoni Dua ( 1990 ). Dalam buku Sastra Indonesia Modern II ( 1957 – 1989 ), Prof. Dr.Teeuw mengatakan , ”Subagio adalah cendikiawan yang bacaannya sangat luas seperti tercermin dalam sajak-sajaknya dan juga dari tulisan-tulisan kritiknya.” Bahkan, lebih lanjut ahli satra itu menyatakan, ” Di antara semua penyair Indonesia modern, memang dialah yang paling menarik bagi saya”. 11. Hal yang perlu diteladani dari tokoh Subagio Sastrowardoyo adalah . . . . A. Subagio Sastrowardoyo adalah seorang penyair terkemuka Indonesia. B. Sajak dan kumpulan sajaknya beberapa kali mendapat penghargaan. C. Lewat karyanya, ia mengharumkan nama bangsa dan negara. D. Subagio adalah cendekiawan yang bacaannya sangat luas. E. Subagio sangat disegani di kalangan sastrawan. Kunci Jawaban : C Pembahasan : subagio satrawardoyo dalam kutipan biografi banyak mendapatkan banyak penghargaan yang mengharumkan nama bangsa. Contoh Latihan Soal UN Bahasa Indonesia SMA Dan SMK Plus Pembahasan SKL 6 Menentukan masalah / tujuan penulis / opini penulis / keberpihakan dalam teks editorial Teks editorial atau tajuk rencana adalah artikel pokok dalam surat kabar yang merupakan pandangan redaksi terhadap peristiwa yang sedang menjadi pembicaraan pada saat surat kabar itu diterbitkan. Dalam tajuk rencana biasanya diungkapkan adanya informasi atau masalah aktual, penegasan pentingnya masalah, opini redaksi tentang masalah tersebut, kritik dan saran atas permasalahan, dan harapan redaksi akan peran serta pembaca. SIFAT TAJUK RENCANA : 1. Krusial dan ditulis secaea berkala. 2. Isinya menyikapi situasi nyang berkembang di masyarakat. 3. Memiliki karakter atau konsistensi yang teratur kepada pembacanya. 4. Terkait erat dengan policy media atau kebijakan media yang bersangkutan. Contoh Soal : Bacalah kutipan tajuk rencana berikut! (1) Kita pertanyakan keseriusan pemerintah menyediakan infrastruktur dan sarana transportasi publik, khususnya angkutan darat. (2) Sampai kini, belum terlihat upaya signifikan ke arah itu. (3) Bahkan, kita melihat kemacetan parah setiap saat di kota-kota besar, khususnya di Jakarta. (4) Kegagalan pemerintah di sektor transportasi publik itulah pemicu konsumsi BBM semakin melonjak. (5) Buktinya, sektor transportasi darat menyedot 90 persen BBM bersubsidi, mobil pribadi mengonsumsi 53 persen dan sepeda motor 40 persen. (6) Menggunakan kendaraan pribadi walau ongkos mahal menjadi pilihan efektif ketika solusi alternatif bagi masyarakat tidak tersedia. (7) Kita ingatkan, jangan sampai pemerintah ingin menghemat anggaran subsidi demi APBN lantas masyarakat berkorban berkali-kali lipat karena kehilangan kesempatan peningkatan produktivitas, akibat kelangkaan BBM yang merugi, melainkan secara umum pertumbuhan ekonomi pun terhambat. 12. Masalah dalam kutipan tajuk rencana tersebut adalah ... A. Pemerintah tidak serius dalam menyediakan infrastruktur dan sarana transportasi publik. B. Kegagalan pemerintah di sektor transportasi publik memicu konsumsi BBM semakin melonjak. C. Kemacetan lalu lintas parah terlihat pada setiap saat di kota-kota besar, khususnya di Jakarta. D. Pemerintah ingin menghemat anggaran subsidi APBN, tetapi dalam kenyataannya malah sebaliknya. E. Pertumbuhan ekonomi terhambat dan terjadi kelangkaan BBM karena pemerintah menaikkan harga BBM. Kunci Jawaban : A Pembahasan : karena berbagai masalah dalam tajuk rencana di atas disebabkan oleh ketidakseriusan pemerintah dalam menyediakan transportasi publik. 13. Opini penulis dalam paragraf tersebut terdapat pada kalimat nomor .... A. (1) dan (2) B. (2) dan (4) C. (3) dan (4) D. (5) dan (6) E. (6) dan (7) Kunci Jawaban : E Pembahasan : kalimat keenam dan ketujuh merupakan hasil pemikiran penulis. SKL 7 Menentukan kalimat simpulan paragraf deduktif/induktif Simpulan adalah hasil dari menyimpulkan (kesimpulan). Kesimpulan adalah ikhtisar, pendapat terakhir yang berdasarkan pada uraian sebelumnya, dan keputusan yang diperoleh berdasarkan metode berpikir induktif atau deduktif. (Sumber: KBBI). Metode Analisis: 1 2 3 4 5 Keterangan: Pada bagan di atas, sebuah paragraf diibaratkan terdiri dari lima kalimat. Untuk menemukan simpulan dan isi paragraf tersebut, perhatikan langkah-langkah berikut ini: 1. Fokuskan perhatian kita pada kalimat terakhir (no.5), jika kalimat terakhir tersebut mencakup keseluruhan ide pada paragraf tersebut, maka kalimat terakhir tersebut merupakan Simpulan dari paragraf tersebut. 2. Jika, pada kalimat terakhir tidak mencerminkan ide yang mencakup seluruh gagasan dari paragraf tersebut, maka pengambilan kesimpulan dilakukan dengan menggunakan kata-kata kunci yang tersebar pada seluruh paragraf tersebut. Simpulan juga dapat diketahui dengan menggunakan pertanyaan, Apa yang dibicarakan di dalam paragraf tersebut. Contoh soal : 3. Bacalah kutipan teks berikut! Sebuah Negara perlu diatur dengan sistem pemerintahan yang dianggap bisa mengatasi dan mengayomi masyarakat.Salah satu sistem pemerintahan tersebut adalah demokrasi.Bagi Negara yang masyarakatnya berpendidikan cukup, sistem demokrasi bisa memajukan Negara.Namun, bagi Negara yang masih perlu pendidikan, demokrasi adalah suatu bencana. 14. Simpulan paragraf tersebut adalah . . . . A. Sistem pemerintahan bisa mengayomi masyarakat B. Sistem pemerintahan adalah demokrasi C. Sistem demokrasi memiliki kelemahan dan kelebihan D. Sistem demokrasi bisa memajukan negara Jawaban : C embahasan : karena dalam kutipan di atas sistem demokrasi ditentukan oleh suatu negara itu. Karena disimpulkan dari fakta kalimat 2, 3, dan 4 Bacalah kutipan paragraf berikut! Puluhan hektare tanaman padi yang telah menguning habis dilalap banjir. Puluhan ribu tanaman cabe yang mulai dipetik petani tidak bisa juga terhindar dari ancaman bencana ini, meski area tanaman sedikit lebih tinggi daripada tanaman padi. Bahkan, tanaman sayuran yang berada di lahan satu meter lebih tinggi dan tinggal beberapa hari lagi siap dipanen, juga tergenang air akibat banjir. 15. Simpulan secara generalisasi yang sesuai dengan paragraf di atas adalah . . . . A. Banjir kali ini telah memusnahkan tanaman yang siap dipanen. B. Semua tanaman milik petani tak ada yang tersisa akibat banjir. C. Puluhan hektare lahan pertanian tergenang air akibat banjir. D. Lahan pertanian menjadi korban utama dari bencana bnjir. E. Tak terhitung kerugian yang diderita petani akibat bencana banjir Kunci Jawaban : A Pembahasan : tanaman petani yang berada di lahan tinggi dan tinggal beberapa hari lagi siap dipanen tergenang air akibat banjir. SKL 8 Melengkapi berbagai jenis paragraf (deskripsi/eksposisi/argumentasi/persuasi/silogisme/analogi/generalisasi) dengan kalimat yang tepat Untuk dapat melengkapi berbagai jenis paragraf, sebelumnya anda ketahui terlebih dahulu pengertiannya. Pengertian paragraf deskripsi, eksposisi, argumentasi, persuasi, silogisme, analogi, generalisasi adalah sebagia berikut : a. Deskrisi Paragraf deskripsi adalah paragraf yang bertujuan memberikan kesan kepada pembaca terhadap objek, gagasan, tempat, dan peristiwa. Paragraf ini membuat pembaca seolah-olah melihat, mendengar, merasakan atau terlibat lansung dalam peristiwa yang diuraikan penulis. b. Eksposisi Paragraf eksposisi adalah paragraf yang menyampaikan informasi dengan memaparkan, menjelaskan, mengajarkan dan menerangkan sesuatu tanpa disertai ajakan agar pembaca menerima atau mengikutinya. c. Argumentasi Paragraf argumentasi bertujuan menyampaikan suatu pendapat, konsepsi atau opini kepada pembaca. Untuk meyakinkan pembaca, penulis menyertakan bukti, contoh dan berbagai alasan yang sulit dibantah. d. Persuasi Paragraf persuasi merupakan kelanjutan dari paragraf argumentasi. Paragraf ini mula-mula memaparkan gagasan dengan alasan, bukti atau contoh untuk meyakinkan pembaca. Kemudian diikuti dengan ajakan, bujukan, rayuan, imbauan, atau saran kepada pembaca. e. Silogisme Silogisme adalah suatu argumen yang bersifat deduktif yang mengandung tiga proporsi kategori yakni dua premis dan satu kesimpulan. f. Generalisasi Generalisasi ialah proses penalaran berdasarkan pengamatan atas sejumlah gejaladengan sifat-sifat tertentu untuk menarik kesimpulan umum. g. Analogi Analogi ialah sebuah proses penalaran yang bertolak dari dua peristiwa khusus yang mirip satu sama lain, kemudian menyimpulkan bahwa apa yang berlaku untuk satu hal akan berlaku pula untuk satu hal yang lain. Bacalah kutipan paragraf berikut! Jadi, Saudara-saudara, beribadahlah secara benar. Jauhilah perbuatan yang dilarang Allah agar kita sama semua selalu berupaya untuk tidak melakukan perbuatan dosa kepada Allah dan orang lain. . . . . Bukankah melakukan ibadah itu sebenarnya untuk mencegah orang melakukan perbuatan keji dan mungkar ? 16. Kalimat persuasif yang tepat untuk melengkapi paragraf rumpang tersebut adalah . . . . A. Marilah kita beribadah dengan sekuat tenaga agar masa depan cerah. B. Marilah kita menjauhi perbutan yang tidak benar dan tidak terpuji. C. Marilah kita saling membantu, menyayangi, dan menghormati. D. Marilah kita merenungkan perbuatan baik yang telah kita lakukan. E. Marilah kita membersihkan harta dan pikiran yang kotor. Kunci Jawaban : A Pembahasan : karena pilihan A lebih tepat dari pilihan yang lain. Cermatilah paragraf berikut! Lembah Harau, di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatra Barat merupakan jurang yang besar dengan diameter mencapai 400 meter. Di Harau ini banyak keindahan yang memukau. Tebing-tebing granit menjulang tinggi dengan bentuknya yang unik mengelilingi lembah. ... Dari mulai memasuki Lembah Harau, pengunjung sudah menikmati tebing-tebing granit ini. 17. Kalimat deskripsi yang tepat untuk melengkapi bagian yang rumpang dalam paragraf tersebut adalah .... A. Tebing-tebing granit yang terjal ini mempunyai ketinggian 80-300 meter. B. Sebagian pemanjat tebing dunia telah mengunjungi tempat ini untuk dipanjatnya. C. Banyak orang membandingkan Lembah Harau yang indah dengan “Grand Canyon”. D. Pengunjung menikmati keindahan alamnya dalam udara yang sangat segar dan bersih. E. Tebing granit di Lembah Harau sudah lama menjadi daya tarik wisata Provinsi Sumatra Barat. Jawaban: A Pembahasan : Contoh kalimat deskriptif, “Tebing-tebing yang terjal ini mempunyai ketinggian 80-300 meter (kata-kata bergaris bawah merupakan kata sifat). SKL 9 Melengkapi teks dialog Percakapan atau dialog dapat terjadi di mana saja, misalnya di kelas, di rumah, atau di kantin. Percakapan adalah tanya jawab yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. Percakapan umumnya dilakukan secara langsung. Namun, ada juga percakapan yang dilakukan melalui telepon atau alat lainnya. Dalam sebuah percakapan pasti ada hal yang dibicarakan. Hal yang dibicarakan dalam percakapan dapat berupa pekerjaan rumah, hobi, film dan sebagainya. Sebelum melengkapi teks percakapan yang belum selesai, kita harus membaca percakapan tersebut, kemudian memahami isinya. Cara memahami isi percakapan dapat dilakukan dengan melihat kalimat-kalimatnya. Kalimat sebelum dan sesudahnya itu yang menjadi kunci. Langkah-langkah untuk membuat percakapan adalah sebagai berikut: 1. Menentukan masalah yang akan dipercakapkan. 2. Menentukan pihak-pihak yang bercakap-cakap, seperti usia dan jenis kelamin. 3. Menentukan situasi dan kondisi percakapan, misalnya resmi atau tidak resmi 4. Menggunakan kata yang tepat. Perhatikan dialog berikut! Dony : “Bagaimana realisasi majalah dinding di sekolah kita?” Jerry : “Cukup baik dan sudah mengikuti imbauan kepala sekolah.” Dony : “Pengertian baik yang Anda maksudkan ditinjau dari segi apa?” Jerry : ... 18. Kalimat yang tepat untuk melengkapi dialog tersebut adalah ... A. Baik dari diri saya sendiri maupun dari berbagai pihak B. Dari segi kertas, penampilan, dan kelengkapan isinya. C. Baik menurut pendapat orang-orang di sekitar sekolah. D. Baik dari segi biaya dan waktu. E. Segi kesiapan, kenyamanan dan lain sebagainya Kunci Jawaban : A Pembahasan : karena pada dialog kedua terdapat masukkan dari pihak lain. (soal uan 2013) Menurut kami adalah E karena “segi” = “sisi” jadi realisasi tersebut dikatakan cukup baik karena dari segi kertasnya sesuai, penampilannya cukup bagus dan isinya sudah cukup lengkap. Bacalah dialog berikut dengan saksama! Rudi : "Tugas kita sebagai pelajar, ya, belajar dan belajar." Irma : "Itu benar! Tapi untuk mencapai ke majuan di bidang IPTEK dan eko nomi sekarang ini susah, kalau hanya dengan belajar saja." Rudi : "Lalu apalagi yang harus kita perbuat?" Irma : " Ya, aku sendiri tidak tahu! Masalahnya kita belum mampu keluar dari lingkaran kemiskinan." Rudi : "Ia ya! Bagai membandarkan air ke gunung. Untuk mencapai kemajuan seperti di beberapa negara tetangga." Dedi : "Malah mungkin .... bagi kita saat ini." 19. Peribahasa yang tepat untuk melengkapi dialog tersebut adalah .... (A) bagai bergantung di akar lapuk (B) seperti mentimun dengan durian (C) bagai air di daun talas (D) bagai bumi dengan langit (E) bagai mengakkan benang basah Kunci Jawaban : A Pembahasan : karena kesimpulan yang didapat dari dialog di atas bahwa untuk mencapai kemajuan iptek dan ekonomi tidak harus selalu belajar. Menurut kami jawabannya adalah E karena untuk mencapai kemajuan iptek harus berjuang tanpa kenal lelah dan tidak putus asa, seperti halnya menegakkan benang yang basah karena untuk menegakkan benang basah perlu kerja keras, perjuangan dan kesabaran. SKL 10 Menyusun paragraf padu Paragraf dinyatakan padu jika dibangun dengan kalimat – kalimat yang berhubungan logis. Hubungan pikiran – pikiran yang ada dalam paragraf menghasilkan kejelasan struktur dan makna paragraf. Hubungan kalimat tersebut menghasilkan paragraf menjadi satu padu, utuh, dan, kompak. Kepaduan ini dapat dibangun melalui repetisi ( pengulangan ) kata kunci atau sinonim, kata ganti, kata transisi, dan bentuk parallel. Paragraf dinyatakan padu jika dibangun dengan kalimat – kalimat yang berhubungan logis. Hubungan pikiran – pikiran yang ada dalam paragraf menghasilkan kejelasan struktur dan makna paragraf. Hubungan kalimat tersebut menghasilkan paragraf menjadi satu padu, utuh, dan, kompak. Kepaduan ini dapat dibangun melalui repetisi ( pengulangan ) kata kunci atau sinonim, kata ganti, kata transisi, dan bentuk parallel. Contoh soal : Cermati urutan kalimat berikut! (1) Pemilik kos harus bertindak tegas kepada mereka yang terlibat sebagai pengedar atau pengguna narkoba yaitu mempersilakan meninggalkan tempat kos. (2) Masalah narkoba di kota besar tidak terlepas dari peran pemilik kos. (3) Di samping itu, mereka juga dapat terlepas dari hal-hal negatif yang menyesatkan. (4) Aturan tersebut diambil agar para pelajar dan mahasiswa dapat konsentrasi dalam belajar. (5) Sudah selayaknya jika para pemilik kos membuat aturan bahwa penghuni kosnya harus bebas narkoba dan obat-obatan terlarang. 20. Agar menjadi paragraf yang padu, kalimat-kalimat tersebut harus disusun dengan urutan .... (soal uan 2013) A. (2), (1), (3), (5), dan (4) B. (2), (1), (4), (3), dan (5) C. (2), (1), (5), (4), dan (3) D. (4), (2), (1), (5), dan (3) E. (4), (3), (1), (2), dan (4) Jawaban : B Pembahasan : karena pilhan A,C,D dan E tidak tepat. Menurut kami jawabannya adalah C karena urutanya adalah 2 (peran pemilik kos), 1 (pemilik kos harus bertindak tegas), 5 (pemilik kos harus membuat aturan), 4 (alasan perlunya aturan), dan 3 ( dampak positif aturan tersebut) Cermatilah kalimat-kalimat berikut! (1) Pengairan selanjutnya dikurangi, terutama pada rase penuaan rimpang, karena tanah yang terlalu basah (menggenang) dapat menyebabkan buruknya rimpang jahe. (2) Mula-mula air disalurkan melalui saluran pemasukan, kemudia dibiarkan meng-genangi petakan atau bedengan hingga tanah cukup basah. (3) Selanjutnya, air segera dialirkan melalui saluran pembuangan. (4) Pengairan harus dilakukan secara kontinu 3 - 5 hari sekali atau bergantung pada keadaan cuaca dan kelembaban tanah. (5) Pengairan dilakukan dengan cara di-genangi 15 menit atau lebih sehingga tanah cukup basah. 21. Kalimat-kalimat tersebut dapat dijadikan paragraf yang padu dengan urutan .... (A) (1), (3), (2), (5), dan (4) (B) (2), (1), (5), (4), dan (3) (C) (3), (1), (5), (2), dan (4) (D) (4), (5), (1), (2), dan (3) (E) (4), (1), (5), (2), dan (3) Jawaban : B Pembahasan : karena pilihan B lebih tepat dari pilihan lain. SKL 11 Menulis dan memperbaiki kalimat dalam surat lamaran pekerjaan Surat lamaran pekerjaan adalah surat permohonan yang ditulis oleh seorang pencari (pelamar) kerja yang dikirimkan kepada instansi atau perusahaan guna mendapat pekerjaan sesuai lowongan pekerjaan yang ditawarkan. Surat lamaran pekerjaan termasuk surat resmi sehingga bahasa yang digunakan adalah bahasa indonesia yang resmi atau formal. 1. Struktur surat lamaran pekerjaan 1). Tanggal surat Nama tempat/kota diawali dengan huruf kapital, diberi tanda koma (,) sebelum tanggal. Tanggal ditulis dengan angka; bulan ditulis dengan huruf lengkapyang diawali huruf kapital; tahun tidak disingkat; tidak diakhiri tanda titik. Perhatikan contoh ! Jakarta, 20 Oktober 2013 2). Lampiran Kata lampiran diawali dengan huruf kapital, diakhiri tanda titik dua (:), isi lampiran hanya huruf awal kata pertama yang ditulis kapital, tidak diakhiri tanda titik. Perhatikan contoh ! Lampiran : Satu berkas 3). Perihal Kata perihal diawali dengan huruf kapital, diakhiri tanda titik dua(:), isi perihal diawali dengan huruf kapital hanya pada kata pertama, tidak diakhiri tanda titik , dan tidak digarisbawahi. Perhatikan contoh ! Perihal : Lamaran pekerjaan 4). Alamat penerima surat Alamat surat dianjurkan tidak memakai kata kepada, yang terhormat disingkat menjadi Yth., diikuti alamat lengkap, dan tidak diakhiri dengan titik. Perhatikan contoh ! Yth. Pemasang Iklan pada Harian Kompas PO Box 2501 JKTM Jakarta 5). Salam pembuka Salam pembuka yang lazim dipakai adalah dengan hormat dan diakhiri tanda koma. Perhatikan contoh ! Dengan hormat, 6). Isi a). Kalimat pembuka Berdasarkan iklan yang dimuat pada harian................................ b). Rincian identitas pelamar .......................................................... saya yang bertanda tangan dibawah ini: nama : Susmana tempat/tgl. lahir :Yogyakarta, 22 Juni 1978 alamat :Jalan Kramat V/58 pendidikan : Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta .......................................................... saya yang bertanda tangan dibawah ini: c). Bagian penutup Demikian surat lamaran ini saya sampaikan dengan harapan Bapak berkenan mempertimbangkannya. Atas perhatian Bapak, saya mengucapkan terima kasih. 7). Salam penutup Salam penutup yang lazim dipakai adalah hormat saya, diakhiri tanda koma. Perhatikan contoh ! Hormat saya, 8). Nama peserta dan tanda tangan Susmana 2. Isi surat lamaran pekerjaan Bagian isi surat lamaran pekerjaan harus mengandung keinginan yang kuat si Pelamar untuk menjadi pekerja atau karyawan pada suatu instansi/lembaga. Isi surat haruslah sesuai dengan pokok surat/perihal surat. Contoh soal : Bacalah iklan berikut dengan saksama! Perusahaan Farmasi Nasional yang sedang berkembang pesat membuka peluang karier bagi Sdr./Sdri. yang berdedikasi tinggi, ber-penampilan menarik, mau bekerja keras. Dengan persyaratan sebagai berikut 1. Pendidikan S1, D3, SMF SMA IPA dengan nilai 2. Matematika minimal 6. 3. Usia maksimal 27 tahun. 4. Memiliki sepeda motor, SIM C 5. Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia. Segera kirimkan surat lamaran lengkap (CV. pasfoto berwarna terbaru ukuran 3 x 4 (2 lbr), fotokopi STNK, SIM C, KTP, dan Ijazah) ke PO.BOX 4080/JKT 10040 Kompas, 20 Mei 2006 22. Kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan yang tepat berdasarkan iklan tersebut adalah .... (A) Sehubungan dengan iklan yang dimuat pada harian Kompas, maka saya mengajukan lamaran pekerjaan sebagai.... (B) Sesuai dengan pendidikan dan kualifikasi saya, maka dengan ini saya bermaksud mengisi lowongan di harian Kompas. (C) Sehubungan dengan iklan yang dimuat di harian Kompas, 20 Mei 2006, saya mengajukan lamaran pekerjaan sebagai.... (D) Melalui surat ini, saya mengajukan lamaran pekerjaan sesuai iklan di harian Kompas sebagai.... (E) Memenuhi iklan di harian Kompas, 20 Mei 2006, saya melamar sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. Kunci Jawaban : C Pembahasan : pilihan C lebih tepat ” Sehubungan dengan iklan yang dimuat di harian Kompas, 20 Mei 2006, saya mengajukan lamaran pekerjaan sebagai.” Cermatilah kutipan surat lamaran berikut! .... dengan ini saya mengajukan lamaran pekerjaan untuk mengisi lowongan tersebut. Adapun identitas diri saya .... 23. Pembagian identitas yang tepat untuk melengkapi surat lamaran tersebut adalah .... (A). Nama : Riana Tempat, tanggal lahir : Bengkulu, 5 April 1986 Alamat : Jalan Bhakti Husada 10, Bengkulu (B) Nama : Riana Tempat, tanggal lahir : Bengkulu, 5 - 4 - 1986 Alamat : Jalan Bhakti Husada 10 Bengkulu (C) nama : Riana tempat, tanggal lahir : Bengkulu/5 April 1986 alamat : Jl. Bhakti Husada 10 Bengkulu (D) nama : RIANA tempat, tanggal lahir : BENGKULU, 05 04 1986 alamat : Jalan Bhakti Husada 10 Bengkulu (E) nama : Riana tempat, tanggal lahir : Bengkulu, 5 April 1986 alamat : Jalan Bhakti Husada10, Bengkulu Kunci Jawaban : E Pembahasan : Karena memenuhi kaidah dalam pembuatan surat lamaran SKL 12 Melengkapi teks pidato dengan kalimat persuasif Kalimat Persuasi adalah jenis paragraf yang mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulisdengan disertai dengan bukti dan fakta (benar-benar terjadi). Tujuannya adalah agar pembaca yakin bahwa ide, gagasan, atau pendapattersebut adalah benar dan terbukti dan juga melaksanakan apayang menjadi ajakan dari ide tersebut. Paragraf persuasi memang memiliki banyak kesamaandengan paragrafargumentasi, bedanya paragraf persuasi lebih cenderung menjadi sebuah ajakan. Ciri-ciri paragraf persuasi : 1. Persuasi berasal dari pendirian bahwa pikiran manusia dapat diubah. 2. Harus menimbulkan kepercayaan para pembacanya. 3. Persuasi harus dapat menciptakan kesepakatan atau penyesuaian melalui kepercayaan antara penulis dengan pembaca. 4. Persuasi sedapat mungkin menghindari konflik agar kepercayaan tidak hilang dan supaya kesepakatan pendapatnya tercapai. 5. Persuasi memerlukan fakta dan data. Pendekatan Kalimat Persuasi Pendekatan yang dipakai dalam persuasi adalah pendekatan emotif yang berusaha membangkitkan dan merangsang emosi. Contoh : 1. Propaganda kelompok / golongan, kampanye Tujuannya agar masyarakat mendukung partai, kelompok atau golongan tersebut. 2. Iklan dalam media massa,lebaran, dsb Tujuannya agar pembaca atau siapapun yang melihat iklan tersebut membeli barang ataumenggunakan jasa tersebut. Contoh soal : Kapan lagi, kapan lagi diri-diri kita akan berubah. Waktu terus berlalu sedang diri kita begitu dan terus begitu. Malah makin tidak baik. … . Kita tingkatkan ilmu kita. Kita tingkatkan iman kita. Kita jadikan diri kita terampil menghadapi masalah, terampil berkarya. 24. Kalimat persuasif yang tepat untuk melengkapi teks pidato di atas adalah… . A. Mari kita tingkatkan diri kita. B. Mari mengubah apa yang ada. C. Ayo kita mulai perubahan itu. D. Mari terus melangkah maju. E. Hendaklah kita bergerak terus. Kunci Jawaban : C Pembahasan : karena inti dari pidato itu ialah tentang perubahan diri. Hendaknya saudara-saudara berpartisipasi secara benar. Hindarilah perbuatan yang dilarang Negara, apalagi Allah. Kita harus selalu berupaya untuk tidak melakukan perbuatan yang menyinggung, merugikan atau melanggar hak seseorang atau orang lain. Melakukan perbuatan sosial itu sebenarnya untuk membahagiakan mengurangi beban orang lain sehingga kita benar-benar ikut merasakan penderitaan mereka... (UN 2010-2011) 25. Kalimat persuasif untuk melengkapi teks pidato tersebut adalah.. A. Marilah kita beramal sesuai dengan kemampuan kita masing-masing di lingkungan kita. B. Marilah kita beramal sesuai dengan kemampuan kita dengan tidak mengharapkan imbalan apapun. C. Marilah kita mengamalkan perbuatan baik kita yang telah kita lakukan kepada siapa saja. D. Marilah kita saling membantu, menyayangi dan menghormati perbuatan sosial, seperti beramal. E. Marilah kita membantu saudara-saudara kita yang kekurangan dengan berbagai cara. Kunci Jawaban : D Pembahasan : Pada pidato di atas lebih mengarah ke perbuatan sosial jadinya jawaban paling tepat D Contoh Latihan Soal UN Bahasa Indonesia SMA Dan SMK Plus Pembahasan SKL 13 Menulis karya ilmiah (latar belakang/rumusan tujuan penulis/rumusan masalah) MENULIS KARYA ILMIAH/ KARYA TULIS Karya tulis adalah karangan ilmiah yang biasa di susun oleh siswa dan mahasiswa. Karya tulis yang lengkap biasanya terdiri dari tiga bagian, yakni : 1. Bagian awal meliputi ; kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, arti lambang dan singkatan, dan abstrak. 2. Bagian tengah meliputi ; - pendahuluan, terdiri dari; latar belakang, perumusan masalah, ruang lingkup masalah, tujuan penulisan, metode penelitan, sistematika penulisan. - isi ( pembahasan ) - penutup terdiri dari; kesimpulan dan saran 3. Bagian akhir meliputi : daftar pustaka dan lampiran. Tema adalah pokok pikiran yang dipakai sebagai dasar mengarang. Judul digunakan sebagai kepala karangan. Judul berfungsi secara jelas dan tepat. Latar belakang/pendahuluan adalah sesuatu yang berfungsi untuk menarik perhatian pembaca dan memberikan arahan terhadap masalah-masalah yang akan diuraikan. Masalah / isi merupakan tubuh karangan yang mempunyai bagian yang sangat esensial. Kesimpulan dan saran merupakan inti dari uraian yang telah dijelaskan. Kesimpulan harus dirumuskan secara jelas dan tegas. Cara menentukan rumusan masalah Penentuan rumusan masalah dari latar belakang. Carilah ide pokok atau bahasan utama dalam latar belakang. Untuk merumuskan masalah, bahasan dalam latar belakang ditandai fokus pada akhir paragraf dengan kata penghubung oleh karena itu. Cara menulis daptar pustaka sebagai brikut : Nama pengarang (nama keluarga diletakan di depan) Tahun. Judul buku(dicetak miring). Kota tempat penerbit: nama penerbit. Contoh. Keraf, Gorys. 1981. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta : Nusa Indah. Contoh soal : Tema Karya Ilmiah : Pengaruh sinetron remaja terhadap perilaku siswa 26. Rumusan masalah yang tepat berdasrkan tema karya tulis tersebut ............ a. Apakah peranan remaja dalam sinetron ? b. Bagaimana pengaruh sinetron remaja terhadap perilaku siwa? c. Sinetron-sinetron apa saja yang mempengaruhi perilaku siswa ? d. Apakah mungkin sisnetron dapat mempengaruhi siswa ? e. Mengapa sinetron remaja dipengaruhi siswa ? jawaban : b Pembahasan : Jawaban yang b merupakan pertanyaan dari tema karya ilmiah tersebut. Topik : Menanamkan kejujuran pada siswa 27. Kalimat latar belakang yang tepat untuk topik karya tulis di atas adalah… . A. Siswa selalu menyontek saat ujian. B. Telah tidak ada lagi kejujuran di sekolah. C. Siswa kesulitan untuk menjadi orang jujur. D. Kejujuran harus diwariskan kepada siswa. E. Saat ini kebanyakan siswa tidak jujur dalam ujian. Kunci Jawaban : A Pembahasan : karena peneliti memilih tema yang lebih tepat berlatar belakang pada hal sontek-menyontek. Menurut kami jawabannya adalah E karena jawaban “A” menimbulkan pengertian bahwa semua siswa selalu menyontek ujian, sedangkan jawaban “E” menjelaskan bahwa saat ini kebanyakan siswa tidak jujur, jadi sebagian lainnya masih jujur dalam ujian. 28. Judul karya tulis: menggali potensi diri untuk meningkatkan kepercayaan diri Penulisan Judul makalah yang tepat adalah ... A. Menggali Potensi Diri Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri B. Menggali potensi diri untuk meningkatkan kepercayaan diri C. Menggali Potensi Diri untuk Meningkatkan kepercayaan diri D. Menggali Potensi Diri untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri E. Menggali Potensi diri Untuk Meningkatkan Kepercayaan diri Kunci Jawaban : D Pembahasan : Karena dalam penulisan karya tulis kata penghubung diawali huruf kecil SKL 14 Mengidentifikasi jenis-jenis frasa 1. Berdasarkan jenis/kelas kata frasa terbagi menjadi : 1) Frasa nominal, yaitu frasa yang unsur pembentukannya berinti kata benda.Dapat berfungsi menggantikan kata benda. Contoh : buku tulis lemari besi ibu bapak 2) Frasa verbal, yaitu frasa yang unsur pembentukannya berinti kata kerja.Dapat berfungsi menggantikan kedudukan kata kerja dalam kalimat. Contoh : sedang belajar akan datang belum muncul baru menyadari tidak mandi 3) Frasa ajektiva, yaitu frasa yang unsur pembentukannya berinti kata sifat. Contoh : cukup pintar tidak cantik hitam manis murah sekali 4) Frasa preposisional, yaitu frasa yang unsur pembentukannya menggunakan kata depan.Contoh : di rumah dari Bandung ke pantai dengan tangan kiri oleh mereka kepada nenek Berdasarkan fungsi unsur pembentuknya frasa terbagi menjadi : 1) Frasa endosentris, yaitu frasa yang unsur-unsurnya berfungsi diterangkan dan menerangkan (DM) atau menerangkan dan diterangkan (MD). contoh : kuda hitam(DM) anak ayam(DM) sudah datang(MD) dua orang(MD) Macam-macam frasa endosentris: 1) Frasa atributif, yaitu frasa yang unsur pembentukannya menggunakan pola DM atau MD.contoh : ibu kandung (DM) rumah ibu (DM) tiga ekor (MD) seorang anak (MD) rumah bersejarah (MD) Contoh soal : Dua minggu menjelang Ramadhan, the Islamic Forum seperti biasanya … dengan peserta dialog. Sebagian besar memang adalah para muallaf dan nonmuslim yang sudah beberapa bulan belajar Islam. Salah satu dari nonmuslim itu adalah seorang gadis, hampir saja kusangka gadis Aceh atau Bangladesh. Ia kelihatan … dan sopan, tapi ... dalam mempertanyakan banyak hal. 29. Frasa adjektiva yang tepat untuk mengisi titik-titik dalam kalimat pada paragraf di atas adalah… . A. sangat sepi, pemalu sekali, lebih pemalu B. lebih ramai, terlalu muda, kurang perhatian C. amat jelas, perhatian sekali, sangat cermat D. sangat padat, pendiam sekali, sangat kritis E. kurang peduli, amat suka, sangat tenang Kunci Jawaban : D Pembahasan : Jawaban D sangat tepat karena memang pantas dimasukki frasa tadi 30. Frasa di bawah ini yang berupa frasa bertingkat/atributif adalah .... a. tanah air b. demi nusa bangsa c. drama televisi d. pendidikan dan pelatihan e. ke sekolah Kunci Jawaban : A Pembahasan : Karena jawaban mempunyai pola (DM) Contoh Latihan Soal UN Bahasa Indonesia SMA Dan SMK Plus Pembahasan SKL 15 Mengidentifikasi jenis-jenis klausa Arti Klausa adalah satuan gramatik yang terdiri atas S–P baik disertai O, PEL, dan KET maupun tidak. Dengan ringkas, klausa ialah S P (O) (PEL) (KET). Tanda kurung menandakan bahwa yang terletak dalam kurung itu bersifat manasuka, artinya boleh ada, boleh juga tidak ada. Contoh: Ketika orang-orang mulai menyukai ayam bekisar, Edwin sudah memelihara untuk dijual di pasaran. Kalimat di atas terdiri dari empat klausa, yaitu: 1. (ketika) orang-orang mulai (S–P); 2. menyukai ayam bekisar (P–O); 3. Edwin sudah memelihara (S–P); dan 4. untuk dijual di pasaran (P–Ket.). I. Klausa Berdasarkan Kategori Kata atau Frasa Perhatikan kalimat di bawah ini! Toni belum sempat mengunjungi kakeknya kemarin. Klausa kalimat tersebut jika dianalisis secara fungsional, hasilnya sebagai berikut. II. Klausa Berdasarkan Struktur Klausa dapat digolongkan berdasarkan tiga dasar. 1. Klausa Berdasarkan Struktur Intern Unsur inti klausa ialah S dan P. Namun demikian, S sering kali dihilangkan dalam kalimat luas sebagai akibat penggabungan klausa dan dalam kalimat jawaban. Klausa yang terdiri atas S dan P disebut klausa lengkap, sedangkan klausa yang tidak ber-S disebut klausa tidak lengkap. Contoh: - Din tidak masuk sekolah karena din sakit. Subjek din dalam anak kalimat dapat dihilangkan akibat penggabungan klausa din tidak masuk sekolah dan din sakit. - Sedang bermain-main. Sebagai jawaban pertanyaan Anak-anak itu sedang apa? Klausa dibagi menjadi dua macam, yaitu klausa lengkap dan klausa tidak lengkap. Klausa lengkap, berdasarkan struktur internnya, dapat dibedakan menjadi dua golongan, yaitu klausa lengkap yang S-nya terletak di depan P, dan klausa lengkap yang S-nya terletak di belakang P. Klausa yang S-nya terletak di depan P disebut klausa lengkap susun biasa. Klausa lengkap yang S-nya terletak di belakang P disebut klausa lengkap susun balik atau klausa inversi. Contoh: Klausa lengkap susun biasa Klausa lengkap susun balik Klausa tidak lengkap sudah tentu hanya terdiri atas unsur P, disertai O, PEL, atau KET. Contoh: e. sedang bermain-main f. menulis surat g. telah berangkat ke Jakarta Klausa e terdiri atas P, klausa f terdiri atas P diikuti O, dan klausa g terdiri atas P diikuti KET. 2. Klausa Berdasarkan Ada Tidaknya Kata Negatif yang secara Gramatik Menegatifkan P a. Klausa Positif Klausa positif ialah klausa yang tidak memiliki kata negatif yang secara gramatik menegatifkan P. Contoh: - Mereka diliputi oleh perasaan senang. - Mertua itu sudah dianggap sebagai ibunya. b. Klausa Negatif Klausa negatif ialah klausa yang memiliki kata-kata negatif yang secara gramatik menegatifkan P. Kata-katanegatif itu ialah tiada, tak, bukan, belum, dan jangan. Contoh: - Orang tuanya sudah tiada. - Yang dicari bukan dia. 3. Penggolongan Klausa Berdasarkan Kategori Kata atau Frasa yang Menduduki Fungsi P P mungkin terdiri atas kata atau frasa golongan N, V, Bil, dan FD. Berdasarkan golongan atau kategori kata atau frasa yang menduduki fungsi P, klausa dapat digolongkan menjadi empat golongan. a. Klausa Nominal Klausa nominal ialah klausa yang P-nya terdiri atas kata atau frasa golongan N. Contoh: - Ia guru. - Yang dibeli orang itu sepeda. Kata golongan N ialah kata-kata yang secara gramatik mempunyai perilaku sebagai berikut. - Pada tataran klausa dapat menduduki fungsi S, P, dan O. - Pada tataran frasa tidak dapat dinegatifkan dengan kata tidak, melainkan dengan kata bukan, dapat diikuti kata itu sebagai atributnya, dan dapat mengikuti kata depan di atau pada sebagai aksisnya. b. Klausa Verbal Klausa verbal ialah klausa yang P-nya terdiri atas kata atau frasa golongan V. Contoh: - Petani mengerjakan sawahnya dengan tekun. - Dengan rajin, bapak guru memeriksa karangan murid. Kata golongan V ialah kata yang pada tataran klausa cenderung menduduki fungsi P dan pada tataran frasa dapat dinegatifkan dengan kata tidak. Misalnya kata-kata berdiri, gugup, menoleh, berhati-hati, membaca, tidur, dan kurus. Berdasarkan golongan kata verbal itu, klausa verbal dapat digolongkan sebagai berikut. 1) Klausa verbal adjektif Klausa ini P-nya terdiri atas kata golongan V yang termasuk golongan kata sifat atau terdiri atas frasa golongan V yang unsur pusatnya berupa kata sifat. Contoh: -- Udaranya panas sekali. -- Harga buku sangat mahal. 2) Klausa verbal intransitif Klausa ini P-nya terdiri atas kata verbal yang termasuk golongan kata kerja intransitif atau terdiri atas frasa verbal yang unsur pusatnya berupa kata kerja intransitif. Contoh: -- Burung-burung beterbangan di atas permukaan air laut. -- Anak-anak sedang bermain-main di teras belakang. 3) Klausa verbal aktif Klausa ini P-nya terdiri atas kata verbal yang termasuk golongan kata kerja transitif atau terdiri atas frasa verbal yang unsur pusatnya berupa kata kerja transitif. Contoh: -- Arifin menghirup kopinya. -- Ahmad sedang membaca buku novel. 4) Klausa verbal pasif Klausa ini P-nya terdiri atas kata verbal yang termasuk golongan kata kerja pasif atau terdiri atas frasa verbal yang unsur pusatnya berupa kata kerja pasif. Contoh: -- Tepat di muka pintu, aku disambut oleh seorang petugas. -- Presiden dan Wakil Presiden dipilih oleh MPR untuk jangka waktu lima tahun. 5) Klausa verbal yang refleksif Klausa ini P-nya terdiri atas kata verbal yang termasuk golongan kata kerja refleksif, yaitu kata kerja yang menyatakan perbuatan yang mengenai pelaku perbuatan itu sendiri. Pada umumnya kata kerja ini berbentuk kata kerja meN- diikuti kata diri. Contoh: -- Anak-anak itu menyembunyikan diri. -- Mereka sedang memanaskan diri. 6) Klausa verbal yang resiprokal Klausa ini P-nya terdiri atas kata verbal yang termasuk golongan kata kerja resiprokal, yaitu kata kerja yang menyatakan kesalingan . Bentuknya ialah (saling) meN-, saling ber-an dengan proses pengulangan atau tidak dan saling meN-. Contoh: -- Pemuda dan gadis itu berpandang-pandangan. -- Mereka saling memukul. c. Klausa Bilangan Klausa bilangan atau klausa numeral ialah klausa yang P-nya terdiri atas kata atau frasa golongan bilangan. Contoh: - Roda truk itu ada enam. - Kerbau petani itu hanya dua ekor. Kata bilangan ialah kata-kata yang dapat diikuti oleh kata penyukat. rang, ekor, batang, keping, buah, kodi, helai, dan masih banyak lagi. Misalnya kata satu, dua, dan seterusnya; kedua, ketiga, dan seterusnya; beberapa, setiap, dan sebagainya; sedangkan frasa bilangan ialah frasa yang mempunyai distribusi yang sama dengan kata bilangan, misalnya dua ekor, tiga batang, lima buah, setiap jengkal, beberapa butir, dan sebagainya. 4. Klausa Depan Klausa depan atau klausa preposisional ialah klausa yang Pnya terdiri atas frasa depan, yaitu frasa yang diawali oleh kata depan sebagai penanda. Contoh: a. Kredit itu untuk para pengusaha lemah. b. Pegawai itu ke kantor setiap hari. Dalam kalimat tertentu, klausa memiliki dua bagian, yakni klausa induk (induk kalimat) dan klausa subordinatif (anak kalimat). Keberadaan klausa induk dan klausa anak ini mensyaratkan konstruksi tataran sintaksis yang lebih besar. Perhatikan contoh berikut ini! Penggabungan klausa induk dan klausa anak berarti klausa tersebut memasuki tahap struktur kalimat. Penghubungan antar klausa ini mensyaratkan kehadiran konjungsi (kata sambung). Dilihat dari perilaku sintaksisnya dalam kalimat, konjungsi dibagi menjadi empat kelompok, yaitu konjungsi koordinatif (dan, serta, atau, tetapi, . . .); konjungsi korelatif (baik . . . maupun . . .; entah . . . entah . . .; tidak hanya . . ., tetapi juga . . .; . . .); konjungsi subordinatif (sejak, karena, setelah, seperti, agar, dengan, . . . .); dan konjungsi antarkalimat (meskipun demikian begitu, kemudian, oleh karena itu, bahkan, lagi pula, . . .). Contoh: a. Dia menangis dan istrinya pun tersedu-sedu. b. Entah disetujui entah tidak, dia tetap akan mengusulkan gagasannya. c. Narto harus belajar giat agar naik kelas. d. - Kami tidak sependapat dengan dia. Kami tidak akan menghalanginya. d. - Kami tidak sependapat dengan dia. Biarpun begitu, kami tidak akan menghalanginya. Konjungsi-konjungsi itu dapat menghubungkan kata, frasa, ataupun klausa. Dalam hubungannya dengan kata dan frasa, bentuk konjungsi bertindak sebagai preposisi. Dalam hubungannya dengan klausa, bentuk konjungsi bertindak sebagai murni konjungsi. Dengan demikian, kalimat frasa dan klausa pun dapat diidentifikasi. Contoh: Klausa Ibu tidak berbelanja sebagai klausa induk dan klausa uangnya habis sebagai klausa anak. Konjungsi karena sebagai konjungsi subordinatif-sebab yang menghubungkan dua klausa atau lebih dengan status sintaksis tidak sama. Jadi, ada klausa induk dan klausa anak. Contoh Soal : Bacalah paragraf berikut dengan cermat! (1)Menjelang Ujian Nasional para siswa mempersiapkan diri agar memperoleh nilai yang memuaskan. (2) Banyak cara yang dilakukan para siswa sebelum menempuh ujian. (3) Para siswa yang memiliki banyak uang bisa mengikuti bimbingan belajar atau mendatangkan guru privat ke rumah. (4) Namun, bagi para siswa yang uangnya pas-pasan, mereka dapat membentuk kelompok belajar atau mengikuti pendalaman materi yang diadakan oleh sekolah. (5) Pendalaman materi di sekolah tidak mahal. Contoh Latihan Soal UN Bahasa Indonesia SMA Dan SMK Plus Pembahasan 31. Kalimat yang berpola SKP dalam pargraf tersebut adalah kalimat nomor .... A. (1) B. (2) C. (3) D. (4) E. (5) Pembahasan : (1) Menjelang Ujian Nasional (K) para siswa (S) mempersiapkan (P) diri (O) agar memperoleh nilai yang memuaskan (K). (2) Banyak cara (S) yang dilakukan (P) para siswa (O) sebelum menempuh ujian(K). (3) Para siswa yang memiliki banyak uang (S) bisa mengikuti (P) bimbingan belajar atau mendatangkan guru privat ke rumah(O). (4) Namun, bagi para siswa yang uangnya pas-pasan(S), mereka (S) dapat membentuk (P) kelompok belajar (O) atau mengikuti (P) pendalaman materi yang diadakan oleh sekolah(O). (5) Pendalaman materi (S) di sekolah (K) tidak mahal(P). Jawaban: E 32. Yang termasuk dalam kategori kalimat klausa lengkap adalah.... a. Hari ini masuk sekolah b. Adi mengerjakan tugas ilmiah c. Menjahit kain yang robek d. Sedang berjalan e. Telah sampai di Bali Jawaban : B Pembahasan : Adi mengerjakan tugas ilmiah (S-P-O) SKL 16 Mengidentifikasi jenis-jenis kalimat jenis-jenis kalimat yang dapat digolongkan ke dalam beberapa kelompok. A. Berdasarkan Pengucapan Kalimat dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu: 1. Kalimat Langsung Kalimat langsung adalah kalimat yang secara cermat menirukan ucapan orang. Kalimat langsung juga dapat diartikan kaliamt yang memberitakan bagaimana ucapan dari orang lain (orang ketiga). Kalimat ini biasanya ditandai dengan tanda petik dua (“….”) dan dapat berupa kalimat tanya atau kalimat perintah. Contoh: - Ibu berkata: “Rohan, jangan meletakkan sepatu di sembarang tempat!” - “Saya gembira sekali”,kata ayah,”karena kamu lulus ujian”. 2. Kalimat Tak Langsung Kalimat tak langsung adalah kalimat yang menceritakan kembali ucapan atau perkataan orang lain. Kalimat tak langsung tidak ditandai lagi dengan tanda petik dua dan sudah dirubah menjadi kalimat berita. Contoh: - Ibu berkata bahwa dia senang sekali karena aku lulus ujian. - Kakak berkata bahwa buku itu harus segera dikembalikan. . B. Berdasarkan Jumlah Frasa (Struktur Gramatikal) Kalimat dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu: 1. Kalimat Tunggal Kallimat tunggal adalah kalimat yang memiliki satu pola (klausa) yang terdiri dari satu subjek dan satu predikat. Kalimat tunggal merupakan kalimat dasar sederhana. Kalimat-kalimat yang panjang dapat dikembalikan ke dalam kalimat-kalimat dasar yang sederhana dan dapat juga ditelusuri p0la-pola pembentukannya. Pola-pola kalimat dasar yang dimaksud adalah: * KB + KK (Kata Benda + Kata Kerja) Contoh: Victoriabernyanyi . S P * KB + KS (Kata Benda + Kata Sifat) Contoh: Ikasangat rajin . S P * KB + KBil (Kata Benda + Kata Bilangan) Contoh: Masalahnyaseribu satu. . S P Kalimat tunggal dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu: 1. Kalimat nominal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata benda. Contoh : Saya siswa kelas VI. 2. Kalimat verbal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata kerja. Contoh : Adik bernyanyi. Setiap kalimat tunggal di atas dapat diperluas dengan menambahkan kata-kata pada unsur-unsurnya. Dengan penambahan unsur-unsur itu, unsur utama dari kalimat masih dapat dikenali. Suatu kalimat tunggal dapat diperluas menjadi dua puluh atau lebih. Perluasan kalimat tesebut terdiri atas: 1. Keterangan tempat, seperti di sini, dalam ruangan tertutup, lewat Bali, sekeliling kota. 2. Keterangan waktu, seperti: setiap hari, pada pukul 21.00, tahun depan, kemarin sore, minggu kedua bulan ini. 3. Keterangan alat (dengan + kata benda), seperti: dengan linggis, dengan undang-undang itu, dengan sendok, dengan wesel pos, dengan cek. 4. Keterangan modalitas, seperti: harus, barangkali, seyogyanya. sesungguhnya, sepatutnya. 5. Keternagan cara (dengan + kata sifat/kata kerja), seperti: dengan hati-hati, seenaknya saja, selekas mungkin. 6. Keterangan aspek, seperti akan, sedang, sudah, dan telah. 7. Keterangan tujuan, seperti: agar bahagia, untuk anaknya, supaya aman, bagi mereka. 8. Keterangan sebab, seperti: karena rajin, sebab berkuasa, lantaran panik. 9. Keterangan aposisi adalah keterangan yang sifatnya menggantikan, seperti: penerima Sepatu Emas, David Beckham. 10. Frasa yang, seperti: mahasiswa yang IP-nya 3 ke atas, pemimpin yang memperhatikan rakyat. Contoh perluasan kalimat tunggal adalah: 1. Victoria akan bernyanyi di Las Vegas. 2. Masalahnya seribu satu yang belum terpecahkan. 3. Ika sangat rajin menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan kepadanya. 2. Kalimat Majemuk Kalimat majemuk terdiri atas dua atau lebih kalimat tunggal yang saling berhubungan baik kordinasi maupun subordinasi. Kalimat majemuk dapat dibedakan atas 3 jenis, yaitu: 2.1. Kalimat Majemuk Setara (KMS) Kalimat ini terbentuk dari 2 atau lebih kalimat tunggal dan kedudukan tiap kalimat sederajat. Kalimat majemuk setara dapat dikelompokkan ke dalam beberapa bagian, yaitu: * KMS Penggabungan. Dua atau lebih kalimat tunggal yang dihubungkan oleh kata dan atauserta. Contoh: - Kami mencari bahan dan mereka meramunya. - Ratih dan Ratna bermain bulu tangkis di halaman rumah. * KMS Pertentangan. Dua kalimat tunggal yang dihubungkan oleh kata tetapi, sedangkan,namun, melainkan. Kedua kalimat tersebut menunjukkan hubungan pertentangan. Contoh: - Indonesia adalah negara berkembang, sedangkan jepang termasuk negara yang sudah maju. - Bukan saya memecahkan gelas itu, melainkan kakak. * KMS Pemilihan. Dua atau lebih kalimat tunggal yang dihubungkan oleh kata atau. Contoh: - Makalah ini harus dikumpukan besok atau minggu depan. - Aku atau dia yang akan kamu pilih. * KMS Penguatan. Dua atau lebih kalimat tunggal dihubungkan dengan kata bahkan. Contoh: - Dia tidak hanya cantik, bahkan dia juga sangat baik hati. - Pencuri itu tidak hanya dipukuli oleh masa, bahkan dia disiksa dengan sadis. * KMS yang dibentuk dari dua atau lebih kalimat tunggal yang dihubungkan oleh kata lalu dankemudian, untuk menandakan suatu kejadian yang berurutan. Contoh: - Mula-mula disebutkan nama-nama juara melukis tingkat SD, kemudian disebutkan nama-nama juara melukis tingkat SMP. 2.2 Kalimat Majemuk Bertingkat (KMB) Kalimat majemuk setara terdiri atas satu suku kaliamat bebas dan satu suku kalimat yang tidak bebas. Kedua kalimat tersebut memiliki pola hubungan yang tidak sederajat. Bagian yang memiliki kedudukan lebih penting (inti gagasan) disebut sebagai klausa utama (induk kalimat). Bagian yang lebih rendah kedudukakannya disebut dengan klausa sematan (anak kalimat). Ada beberapa penanda hubungan / konjungsi yang dipergunakan oleh kalimat majemuk bertingkat, yaitu: 1. Waktu : ketika, sejak 2. Sebab: karena, Olehkarenaitu, sebab, oleh sebab itu 3. Akibat: hingga, sehingga, maka 4. Syarat: jika, asalkan, apabila 5. Perlawanan: meskipun, walaupun 6. Pengandaian: andaikata, seandainya 7. Tujuan: agar, supaya, untukbiar 8. Perbandingan: seperti, laksana, ibarat, seolah‐olah 9. Pembatasan: kecuali, selain 10. Alat: dengan+ katabenda: dengan tongkat 11. Kesertaan: dengan+ orang Contoh: - Walaupun komputer itu dilengkapi dengan alat-alat modern, para hacker masih dapat mengacaukan data-data komputer itu. Induk kalimat: Para hacker masih dapat mengacaukan data-data komputer itu. Anak kalimat: Walaupun komputer itu dilengkapi dengan alat-alat modern. 2.3 Kalimat Majemuk Campuran Kalimat majemuk campuran terdiri atas kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat atau kebalikannya. Contoh: - Karena hari sudah malam, kami berhenti dan langsung pulang. KMS: Kami berhenti dan langsung pulang. KMC: Kami berhenti karena hari sudah malam. . Kami langsung pulang karena hari sudah malam.h - Kami pulang, tetapi mereka masih bekerja karena tugasnya belum selesai. KMS: Kami pulang, tetapi mereka masih bekerja. KMB: Mereka masih bekerja karena tugasnya belum selesai. . C. Berdasarkan Isi atau Fungsinya Kalimat dapat dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu: 1. Kalimat Perintah Kalimat perintah adalah kalimat yang bertujuan memberikan perintah kepada orang lain untuk melakukan sesuatu. Kalimat perintah biasanya diakhiri dengan tanda seru (!) dalam penulisannya. Sedangkan dalam bentuk lisan, kalimat perintah ditandai dengan intonasi tinggi. Macam-macam kalimat perintah : * Kalimat perintah biasa, ditandai dengan partikel lah. Contoh : Gantilah bajumu ! * Kalimat larangan, ditandai dengan penggunaan kata jangan. Contoh Jangan membuang sampah sembarangan ! * Kalimat ajakan, ditandai dengan kata mohon, tolong, silahkan. Contoh : Tolong temani nenekmu di rumah ! 2. Kalimat Berita Kalimat berita adalah kalimat yang isinya memberitahukan sesuatu. Dalam penulisannya, biasanya diakhiri dengan tanda titik (.) dan dalam pelafalannya dilakukan dengan intonasi menurun. Kalimat ini mendorong orang untuk memberikan tanggapan. Macam-macam kalimat berita : * Kalimat berita kepastian Contoh : Nenek akan datang dari Bandung besok pagi. * Kalimat berita pengingkaran Contoh : Saya tidak akan datang pada acara ulang tahunmu. * Kalimat berita kesangsian Contoh : Bapak mungkin akan tiba besok pagi. * Kalmat berita bentuk lainnya Contoh : Kami tidak taahu mengapa dia datang terlambat. 3. Kalimat Tanya Kalimat tanya adalah kalimat yang bertujuan untuk memperoleh suatu informasi atau reaksi (jawaban) yang diharapkan. Kalimat ini diakhiri dengan tanda tanya(?) dalam penulisannya dan dalam pelafalannya menggunakan intonasi menurun. Kata tanya yang dipergunakan adalah bagaimana, dimana, berapa, kapan. Contoh: - Mengapa gedung ini dibangun tidak sesuai dengan disainnya? - Kapan Becks kembali ke Inggris? 4. Kalimat Seruan Kalimat seruan adalah kalimat yang digunakan untuk mengungkapakan perasaa ‘yang kuat’ atau yang mendadak. Kalimat seruan biasanya ditandai dengan intonsi yang tinggi dalam pelafalannya dan menggunakan tanda seru (!) atau tanda titik (.) dalam penulisannya. Contoh: - Aduh, pekerjaan rumah saya tidak terbawa. - Bukan main, eloknya. . D. Berdasarkan Unsur Kalimat Kalimat dapat dibedakan ke dalam 2 jenis, yaitu: 1. Kalimat Lengkap Kalimat lengkap adalah kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri dari satu buah subyek dan satu buah predikat. Kalimat Majas termasuk ke dalam kalimat lengkap. Contoh : - Mahasiswaberdiskusidi dalam kelas. . S P K - Ibumengenakankaos hijau dan celana hitam. . S P O 2. Kalimat Tidak Lengkap Kalimat tidak lengkap adalah kalimat yang tidak sempurna karena hanya memiliki subyek saja, atau predikat saja, atau objek saja atau keterangan saja. Kalimat tidak lengkap biasanya berupa semboyan, salam, perintah, pertanyaan, ajakan, jawaban, seruan, larangan, sapaan dan kekaguman. Contoh: - Selamat sore - Silakan Masuk! - Kapan menikah? - Hei, Kawan… . E. Berdasarkan Susunan S-P Kalimat dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu: 1. Kalimat Versi Kalimat versi adalah kalimat yang predikatnya mendahului subjeknya. Kata atau frasa tertentu yang pertama muncul akan menjadi kunci yang akan mempengaruhi makna untuk menimbulkankesan tertentu, dibandingkan jika kata atau frasa ditempatkan pada urutan kedua. Kalimat ini biasanya dipakau untuk penekanan atau ketegasan makna. Contoh: - Ambilkankoran di atas kursi itu! . P S - Sepakatkamiuntuk berkumpul di taman kota. . S P K 2. Kalimat Inversi Kalimat inversi adalah kalimat yang susunan dari unsur-unsur kalimatnya sesuai dengan pola kalimat dasar bahasa Indonesia (S-P-O-K). Contoh: - Penelitian inidilakukanmerekasejak 2 bulan yang lalu. . S P O K - Aku dan diabertemudi cafe ini. . S P K . F. Berdasarkan Bentuk Gaya Penyajiannya (Retorikanya) Kalimat dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu: 1. Kalimat Yang Melepas Kalimat yang melepas terbentuk jika kalimat tersebut disusun dengan diawali oleh unsur utama (induk kalimat) dan diikuti oleh unsur tambahan (anak kalimat). Unsur anak kalimat ini seakan-akan dilepaskan saja oleh penulisnya. Jika unsur anak kalimat tidak diucapkan, kalimat itu sudah bermakna lengkap. Contoh; - Saya akan dibelikan vespa oleh Ayah jika saya lulus ujian sarjana. - Semua warga negara harus menaati segala perundang-undangan yang berlaku agar kehidupan di negeri ini berjalan dengan tertib dan aman. 2. Kalimat yang Klimaks Kalimat klimaks terbentuk jika kalimat tersebut disusun dengan diawali oleh anak kalimat dan diikuti oleh induk kalimat. Kalimat belum dapat dipahami jika hanya membaca anak kalimatnya. Sebelum kalimat itu selesai, terasa masih ada sesuatu yang ditunggu, yaitu induk kalimat. Oleh karen itu, penyajian kalimat ini terasa berklimaks dan terasa membentuk ketegangan. Contoh: - Karena sulit kendaraan, ia datang terlambat ke kantornya. - Setelah 1.138 hari disekap dalam sebuah ruangan akhirnya tiga sandera warga negara Prancis itu dibebaskan juga.3. 3. Kalimat Yang Berimbang Kalimat yang berimbang disusun dalam bentuk kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk campuran, Struktur kalimat ini memperlihatkan kesejajaran yang sejalan dan dituangkan ke dalam bangun kalimat yang simetri. Contoh: - Bursa saham tampaknya semakin bergairah, investor asing dan domestik berlomba melakukan transaksi, dan IHSG naik tajam. - Jika stabilitas nasional mantap, masyarakat dapat bekerja dengan tenang dan dapat beribadat dengan leluasa. . G. Berdasarkan Subjeknya Kalimat dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu: 1. Kaliamat Aktif Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan suatu pekerjaan/tindakan. Kalimat ini biasanya memiliki predikat berupa kata kerja yang berawalan me- dan ber-. Predikat juga dapat berupa kata kerja aus (kata kerja yang tidak dapat dilekati oleh awalan me–saja), misalnya pergi, tidur, mandi, dll (kecuali makan dan minum). Contoh: - Mereka akan berangkat besok pagi. - Kakak membantu ibu di dapur. Kalimat aktif dibedakan menjadi 2, yaitu: 1.1 Kalimat Aktif Transitif Kalimat aktif transitif adalah kalimat yang dapat diikuti oleh objek penderita (O1). Predikat pada kalimat ini biasanya berawalam me- dan selalu dapatt dirubah menjadi kalimat pasif. Contoh: Enimencucipiring. . S P O1 1.2 Kalimat Aktif Intransitif Kalimat aktif intransitif adalah kalimat yang tidak dapat diikuti oleh objek penderita (O1). Predikat pada kalimat ini biasanya berawaln ber-. Kalimat yang berawalan me- tidak diikuti dengan O1. Kalimat ini tidak dapat dirubah menjadi kalimat pasif. Contoh: - Merekaberangkatminggu depan. . S P K - Amelmenangis tersedu-sedudi kamar. . S P K 1.3 Kalimat Semi Transitif Kalimat ini tidak dapat dirubah menjadi kal pasif karena disertai oleh pelengkap bukan objek. Contoh: - Diankehilanganpensil. . S P Pel. - Soniselalu mengenderaisepeda motorke kampus. . S P Pel K 2. Kalimat Pasif Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan/tindakan. Kalimat ini biasanya memiliki predikat berupa kata kerja berawalan di- dan ter- dan diikuti oleh kata depan oleh. Kalimat pasif dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu: 2.1 Kalimat Pasif Biasa Kalimat pasif ini biasanya diperoleh dari kalimat aktif transitif. Predikat pada kalimat ini berawalan di-,ter-,ke-an. Contoh: - PiringdicuciEni. . S P O2 2.2 Kalimat Pasif Zero Kalimat pasif zero adalah kalimat yang objek pelakunya(O2) melekat berdekatan dengan O2 tanpa disisipi dengan kata lain. Predikat pada kalimat ini berakhiran -kan dan akan terjadi penghilangan awalan di-. Predikatnya juga dapat berupa kata dasar berkelas kerja kecuali kata kerja aus. Kalimat pasif zero ini berhubungan dengan kalimat baku. Contoh: - Kupukuladik. . O2 P S - Akan sayasampaikanpesanmu. . O2 P S Cara mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif : 1. Subjek pada kalimat aktif dijadikan objek pada kalimat pasif. 2. Awalan me- diganti dengan di-. 3. Tambahkan kata oleh di belakang predikat. Contoh : Bapak memancing ikan. (aktif) . Ikan dipancing oleh bapak. (pasif) 4. Jika subjek kalimat akrif berupa kata ganti maka awalan me- pada predikat dihapus, kemudian subjek dan predikat dirapatkan. Contoh : Aku harus memngerjakan PR. (aktif) . PR harus kukerjakan. (pasif) 33. Kalimat majemuk bertingkat dengan anak kalimat pengganti subjek adalah…. a. Ayah seorang yang berjuang pada masa perang kemerdekaan. b. Ibu mengunjungi keluarga yang membesarkannya. c. Nenek tinggal di ibukota Negara Republik Indonesia. d. Yang berpakaian seragam SMP itu,adik saya. Kunci Jawaban : D Pembahasan : karena pada jawaban D “Yang berpakaian seragam SMP itu” pengganti dari adik. 34. Kalimat yang menyatakan menyerupai adalah…… a. Rama senang bermain mobil-mobilan b. Pukullah dia kuat-kuat c. Rumah-rumah itu akan dijual d. Ani membeli buah-buahan dipasar e. Yadi berlari-lari di lapangan Jawaban : a Pembahasan : karena menyerupai mengendarai mobil. Mainan yang menyerupai bentuk mobil Contoh Latihan Soal UN Bahasa Indonesia SMA Dan SMK Plus Pembahasan SKL 17 Menentukan pola kalimat Kalimat adalah gabungan dari dua buah kata atau lebih yang menghasilkan suatu pengertian dan pola intonasi akhir. Kalimat terdiri dari berbagai unsur seperti subyek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan. Sebuah kalimat dikatakan sempurna bila memiliki minimal dua unsur, yaitu subyek dan predikat. A. Unsur Kalimat 1. Subyek (S) Disebut juga pokok kalimat, karena merupakan unsur inti suatu kalimat. Umumnya berupa kata benda (KB) atau kata lain yang dibendakan. Merupakan jawaban dari pertanyaan “Siapa” atau “Apa”. Contoh : Agnes Monika adalah seorang aktor dan penyanyi. Super Junior adalah boyband favoritku. Buku itu dibeli oleh Karta. 2. Predikat (P) Unsur inti pada kalimat yang berfungsi menjelaskan subyek. Biasanya berupa kata kerja (KK) atau kata sifat (KS). Merupakan jawaban dari pertanyaan “Mengapa” dan “Bagaimana”. Contoh : Yeti menyanyi dengan merdu. Hana memasak nasi goreng. Lili membaca majalah. 3. Objek (O) Keterangan predikat yang memiliki hubungan erat dengan predikat. Biasanya terletak di belakang predikat. Dalam kalimat pasif, objek akan menempati posisi subyek. Ada dua macam objek, yaitu : Objek Penderita : kata benda atau yang dibendakan baik berupa kata atau kelompok kata yang merupakan sasaran langsung dari perbuatan atau tindakan yang dinyatakan oleh subyek. Makna objek penderita : 1. Penderita Contoh : Karto mencoret-coret tembok. 2. Penerima Contoh : Wati memakai baju Heechul. 3. Tempat Contoh : Super Junior datang ke Indonesia. 4. Alat Contoh : Kasim melempar bola ke Joko. 5. Hasil Contoh : Doni mengerjakan tugas bahasa Indonesia. Objek Penyerta : objek yang menyertai subjek dalam melakukan atau mengalami sesuatu. Makna objek penyerta : 1. Penderita. Contoh : Suma memberikan Surya komputer baru. 2. Hasil. Contoh : Redi membelikan orangtuanya rumah. 4. Keterangan (K) Hubungannya dengan predikat renggang. Posisinya dapat di awal, tengah, ataupun akhir kalimat. Terdiri dari beberapa jenis : Keterangan Tempat Agnes akan konser di Singapura. Keterangan Alat Dalam drama itu, Karta memukul Sule dengan panci. Keterangan Waktu Sinta akan kembali ke Korea pukul 11 malam. Keterangan Tujuan Kita harus rajin berolahraga agar sehat. Keterangan Cara Mereka memperhatikan koreo dengan seksama. Keterangan Penyerta Ali pergi bersama Doni. Keterangan Similatif Yasin memberikan arahan kepada pemain sebagai pelatih. Keterangan Sebab Dia sangat sukses sekarang karena giat bekerja. 5. Pelengkap (Pel.) Terletak di belakang predikat. Perbedaannya terletak pada kalimat pasif. Pelengkap tidak menjadi subyek dalam kalimat pasif. Jika terdapat objek dan pelengkap dalam kalimat aktif, objeklah yang menjadi subjek kalimat pasif, bukan pelengkap. Contoh : Kiki memberikanku novel bagus. Hana menghadiahkan orangtuanya restoran baru. Mahkota itu bertahtakan mutiara. B. Pola Kalimat Berdasarkan pola dasarnya, Badudu (1990: 32) mengungkapkan pola : 1. S-P Karto tidur. 2. S-P-O Sinta makan nasi. 3. S-P-Pel Cincinnya bertahtakan berlian. 4. S-P-K D’Bagindas konser di Tokyo Dome. 5. S-P-O-Pel Yuli menamai kura-kuranya Kira. 6. S-P-O-Pel-K Setiap pagi Harmo membuatkan semua member nasi goreng. 7. S-P-O-K Enci minum susu strawberry setiap hari. 8. S-P-Pel-K. Semua member sedih ketika Karno masuk militer. Contoh : 1. S-P Desi belajar 2. S-P-O Iyan menonton drama 3. S-P-Pel Mita tertawa terbahak-bahak 4. S-P-K Karto pergi ke Indonesia 5. S-P-O-Pel Ohno sedang mencarikan ikan untuk kucingnya Nino 6. S-P-O-Pel-K Setiap pagi Akbar senam bersama Hana 7. S-P-O-K Ono memancing ikan setiap sore 8. S-P-Pel-K Mita tertawa terbahak-bahak ketika melihat Desi tercebur ke dalam kolam ikan Contoh soal Bacalah paragraf berikut dengan cermat! (1) Menjelang Ujian Nasional para siswa mempersiapkan diri agar memperoleh nilai yang memuaskan. (2) Banyak cara yang dilakukan para siswa sebelum menempuh ujian. (3) Para siswa yang memiliki banyak uang bisa mengikuti bimbingan belajar atau mendatangkan guru privat ke rumah. (4) Namun, bagi para siswa yang uangnya pas-pasan, mereka dapat membentuk kelompok belajar atau mengikuti pendalaman materi yang diadakan oleh sekolah. (5) Pendalaman materi di sekolah tidak mahal. 35. Kalimat yang berpola SKP dalam pargraf tersebut adalah kalimat nomor ....(soal UN 2009-2010 Paket 67 A). A. (1) B. (2) C. (3) D. (4) E. (5) Jawaban: E Pembahasan: (1) Menjelang Ujian Nasional (K) para siswa (S) mempersiapkan (P) diri (O) agar memperoleh nilai yang memuaskan (K). (2) Banyak cara (S) yang dilakukan (P) para siswa (O) sebelum menempuh ujian(K). (3) Para siswa yang memiliki banyak uang (S) bisa mengikuti (P) bimbingan belajar atau mendatangkan guru privat ke rumah(O). (4) Namun, bagi para siswa yang uangnya pas-pasan(S), mereka (S) dapat membentuk (P) kelompok belajar (O) atau mengikuti (P) pendalaman materi yang diadakan oleh sekolah(O). (5) Pendalaman materi (S) di sekolah (K) tidak mahal(P) 36. Siswa SMA/MA/SMK akan menghadapi Ujian Nasional (UN) pada tanggal 18-21 April 2011. Pola kalimat tersebut adalah …. A. S – P – O B. S – P – K C. S – P – O – K D. K – S – P – K E. S - P – Pel Pembahasan: Siswa SMA/MA/SMK (S) akan menghadapi (P) Ujian Nasional (UN) (O) pada tanggal 18-21 April 2011 (K) Jawaban: C Contoh Latihan Soal UN Bahasa Indonesia SMA Dan SMK Plus Pembahasan SKL 18 Menggunakan kata berimbuhan Kata berimbuhan adalah kata yang telah mengalami proses pengimbuhan atau (afiksasi). Imbuhan atau afiksasi adalah morfem terikat yang digunakan dalam bentuk dasar untuk membentukan kata. Hasil dari proses pengimbuhan itu disebut kata berimbuhan atau kata turunan. JENIS-JENIS IMBUHAN Imbuhan menurut posisinya terbagi ke dalam empat bentuk a. Awalan atau prefiks Contoh:meN-, ber-, di-, ter-, peN-, per-, se-, dan ke-. b. Sisipan atau infiks Contoh:-el, -er, -e-, dan –in- c. Akhiran atau sufiks Contoh:-kan, -an, -I, dan –nya d. Konfiks atau simulfiks Berupa awalan dan akhiran yang pemakaiannya sekaligus. Contoh: Ke-an, per-an, peN-an, ber-an, dan se-nya Imbuhan yang diserap dalam bahasa asing.Imbuhan tersebut,diantaranya,adalah sebagai berikut: a. Dari bahasa Arab:-ah, -i.Fungsinya sebagai penbentuk atau penanda kata sifat. Contohnya : manusiawi, alamiah, alami b. Dari bahasa Sansekerta: -man, -wan, -wati,.Fungsinya sebagai pembentuk kata benda.Contohnya : budiman, wartawan, pragawati. c. Dari bahasa Inggris: -is, -if, -al. Fungsinya sebagai pembentuk kata sifat. Contohnya : egois, deskriptif, formal FUNGSI IMBUHAN a. Membentuk kata benda, yakni peN-, pe-, per-, ke-, -isme, -wan, -sasi, -tas, peN-an,pe-an, per-an, dan ke-an. Contoh: pelaut, penyapu, wartawan, dll. b. Membentuk kata kerja, yakni me-, ber-, per-, ter-, di, -kan, ter-kan,dan di-i. Contohnya: melaut berlayar, terlihat diminum, bawakan, lempari, &menaiki. c. Membentuk kata sifat,yakni –I, -wi,-iah, dan –is.Contohnya: manusiawi, Duniawi, ilmiah, agamis d. Membentuk kata bilangan yakni se- dan ke-. Contohnya: sepuluh dan kedua. Contoh Latihan Soal UN Bahasa Indonesia SMA Dan SMK Plus Pembahasan Cermati kalimat berikut! Pembangunan aparteman bersubsidi itu tidak lancar. 37. Kalimat yang menggunakan kata berimbuhan peN-an yang semakna dengan imbuhanpeN-an pada kata pembangunan adalah....(soal UN 2009-2010 Paket 67 A) A. Berkas perkara pencemaran nama baik itu sudah dilimpahkan kepada pengadilan B. Penggilingan padi satu-satunya di desa kami itu sudah lama tidak berfungsi C. Supaya jernih, penyaringan minyak kelapa sawit itu harus dilakukan beberapa kali D. Pada musim penghujan ini, pemukiman penduduk sudah tergenang air sedalam 50cm E. Pemutusan hubungan kerja banyak terjadi di berbagai perusahaan akibat krisis moneter Jawaban: C Pembahasan: Imbuhan peN-an pada kata pembangunan pada kalimat tersaji bermakna proses (membangun) Adapun; Imbuhan peN-an pada kata pencemaran bermakna hal (yang terkait dengan mencemarkan) Imbuhan peN-an pada kata penggilingan bermakna alat (menggiling) atau tempat (menggiling) Imbuhan peN-an pada kata penyaringan bermakna proses (menyaring) Imbuhan peN-an pada kata pemukiman bermakna tempat (bermukim) Imbuhan peN-an pada kata pemutusan bermakna hal (yang terkait dengan memutuskan) 38. Kata bercetak miring dalam kalimat-kalimat berikut yang seharusnya diberi imbuhan ke-an adalah… a. Karena hujan, semalam Doni demam. b. Kami akan segera lanjut perjalanan. c. Sahabat antara Ima dan Ria sudah retak. d. Malam ini langit mandi cahaya bintang. Kunci jawaban : A Pembahasan : Karena kata tersebut lebih logis dimasukki imbuhan ke-an. 39. Imbuhan ter- yang menyatakan makna “dikenai tindakan secara tak sengaja” terdapat pada kalimat… a. Anak dari Kotabaru itu pandai dan tidak mudah tertipu. b. Tulisan budi tidak terbaca olehku. c. Dalam kecelakaan itu, maman terlempar beberapa meter. d. Semua orang tertampung di tenda pengungsian di lapangan. Kunci Jawaban : C Pembahasan : karena dalam kalimat tersebut maman tidak sengaja terlempar karena kecelakaan. 40. Imbuhan ter- yang bermakna “dalam keadaan di-“ terdapat pada kalimat… a. Beberapa novel tertata rapi di rak buku. b. Siswa terpandai di kelasku berasal dari Banjar. c. Gula itu terlarut dalam air. d. Anak itu tertidur di kursi ruang tamu. Kunci Jawaban : A Pembahasan : karena dalam keadaan tata “Beberapa novel tertata rapi di rak buku” SKL 19 Mengidentifikasi berbagai jenis makna kata(konotasi/denotasi, luas, umum, khusus, gramatikal) Makna adalah arti atau maksud yang tersimpul dari suatu kata, jadi makna dengan bendanya sangat bertautan dan saling menyatu. Jika suatu kata tidak bisa dihubungkan dengan bendanya, peristiwa atau keadaan tertentu maka kita tidak bisa memperoleh makna dari kata itu (Tjiptadi, 1984:19). Kata-kata yang bersal dari dasar yang sama sering menjadi sumber kesulitan atau kesalahan berbahasa, maka pilihan dan penggunaannya harus sesuai dengan makna yang terkandung dalam sebuah kata. Agar bahasa yang dipergunakan mudah dipahami, dimengerti, dan tidak salah penafsirannya, dari segi makna yang dapat menumbuhkan resksi dalam pikiran pembaca atau pendengar karena rangsangan aspek bentuk kata tertentu. Ada beberapa istilah yang berhubungan dengan pengertian makna kata, yakni makna donatif, makna konotatif, makna leksikal, makna gramatikal. Makna Denotatif Sebuah kata mengandung kata denotatif, bila kata itu mengacu atau menunjukan pengertian atau makna yang sebenarnya. Kata yang mengandung makna denotative digunakan dalam bahasa ilmiah, karena itu dalam bahasa ilmiah seseorang ingin menyampaikan gagasannya. Agar gagasan yang disampaikantidak menimbulkan tafsiran ganda, ia harus menyampaikan gagasannya dengan kata-kata yang mengandung makna denotative. Makna denotatif ialah makna dasar, umum, apa adanya, netral tidak mencampuri nilai rasa, dan tidak berupa kiasan Maskurun (1984:10). Makna denotatif adalah makna dalam alam wajar secara eksplisit maka wajar, yang berarti mkna kat ayang sesuai dengan apa adanya, sesuai dengan observasi, hasil pengukuran dan pembatasan (perera, 1991:69). Makna denotatif didasarkan atas penunjukan yang lugas pada sesuatu diluar bahasa atau didasarkan atas konvensi tertentu (kridalaksana, 1993:40). Berdasarkan pendapat diatas, maka penulis simpulkan bahwa makna denotative adalah makna yang sebenarnya, umum, apa adanya, tidak mencampuri nilai rasa, dan tidak berupa kiasan. Apabila seseorang mengatakan tangan kanannya sakit, maka yang dimaksudkan adalah tangannya yang sebelah kanan sakit. Makna Konotatif Sebuah kata mengandung makna konotatif, bila kata-kata itu mengandung nilai-nilai emosi tertentu. Dalam berbahasa orang tidak hanya mengungkap gagasan, pendapat atau isi pikiran. Tetapi juga mengungkapakan emosi-emosi tertentu. Mungkin saja kata-kata yang dipakai sama, akan tetapi karena adanya kandungan emosi yang dimuatnya menyebabkan kata-kata yang diucapkan mengandung makna konotatif disamping mkna denotatif. Makna konotatif adalah makna yang berupa kiasan atau yang disertai nilai rasa, tambahan-tambahan sikap sosial, sikap pribadi sikap dari suatu zaman, dan criteria-kriteria tambahan yang dikenakan pada sebuah makna konseptual. Seperti kata kursi, kursi disini bukan lagi tempat duduk, melaikan suatu jabatan atau kedudukan yang ditempati oleh seseorang. Kursi diartikan sebagai tempat duduk mengandung makna lugas atau makna denotatif. Kursi yang diartikan suatu jabatan atau kedudukan yang diperoleh seseorang mengandung makna kiasan atau makna konotatif. Makna Leksikal akna Leksikal ialah makna kata seperti yang terdapat dalam kamus, istilah leksikal berasal dari leksikon yang berarti kamus. Makna kata yang sesuai dengan kamus inilah kata yang bermakna leksikal. Misalnya : Batin (hati), Belai (usap), Cela (cacat). Makna Gramatikal Makna gramatikal adalah makna kata yang diperoleh dari hasil perstiwa tata bahasa, istilah gramatikal dari kata grammar yang artinya tata bahasa. Makna gramatikal sebagau hasil peristiwa tata bahasa ini sering disebut juga nosi. Misalnya : Nosi-an pada kata gantungan adalah alat. Makna Asosiatif Makna asosiatif mencakup keseluruhan hubungan makna dengan nalar diluar bahasa. Ia berhubungan dengan masyarakat pemakai bahasa, pribadi memakai bahasa, perasaan pemakai bahasa, nilai-nilai masyarakat pemakai bahasa dan perkembangan kata sesuai kehendak pemakai bahasa. Makna asositif dibagi menjadi beberapa macam, seperti makna kolokatif, makna reflektif, makna stilistik, makna afektif, dan makna interpretatif. 1. Makna Kolokatif Makna kolokatif lebih berhubungan dengan penempatan makna dalam frase sebuah bahasa. Kata kaya dan miskin terbatas pada kelompok farase. Makna kolokatif adalah makna kata yang ditentukan oleh penggunaannya dalam kalimat. Kata yang bermakna kolokatif memiliki makna yang sebenarnya. 2. Makna Reflektif Makna reflektif adalah makna yang mengandung satu makna konseptual dengan konseptual yang lain, dan cenderung kepada sesuatu yang bersifat sacral, suci/tabu terlarang, kurang sopan, atau haram serta diperoleh berdasarkan pengalaman pribadi atau pengalaman sejarah. 3. Makna Stilistika Makna stilistika adalah makna kata yang digunakan berdasarkan keadaan atau situasi dan lingkungan masyarakat pemakai bahasa itu. Sedangkan bahasa itu sendiri merupakan salah satu cirri pembeda utama dari mahluk lain didunia ini. Mengenai bahasa secara tidak langsung akan berbicara mempelajari kosa kata yang terdapat dalam bahasa yang digunakan pada eaktu komunikasi itu. 4. Makna Afektif Makna ini biasanya dipakai oleh pembicara berdasarkan perasaan yang digunakan dalam berbahasa. 5. Makna interpretatif Makna interpretatif adalah makna yang berhubungan dengan penafsiran dan tanggapan dari pembaca atau pendengar, menulis atau berbicara, membaca atau mendengarkan (parera,1991:72). Contoh soal : 41. Kalimat yang mengandung makna konotasi positif adalah…. a. Penjahat itu telah mampus ditembakoleh polisi. b. Bini Mang Udin telah melahirkan. c. Istrinya yang belia telah mengandung. d. Ibu Tinah sedang bunting tujuh bulan. PEMBAHASAN: Konotasi positif merupakan kata yang berkonotasi baik.Kata istri dan mengandung~ berkonotasi baik. Jawaban C 42. Kalimat yang menggunakan kata berkonotasi negatif adalah…. a. Sebagai seorang istri harus pandai menyenangkan suami. b. Biaya pemakaman para korban bencana alam ditanggung pemerintah setempat. c. Para wanita tuna susila bekerja akibat tuntutan kebutuhan ekonomi. d. Selama meringkuk di penjara, Roy berubah menjadi pendiam. PEMBAHASAN: Kata berkonotasi negatif adalah kata yang bermakna kasar atau tidak sopan.Kata “istri” dan “suami” konotasi positif.Kata”pemakaman” Konotasi positif.Kata”wanita tuna susila” konotasi positif.Kata “penjara” ~ bangunan tempat mengurung orang hukuman (bui)konotasi negatif.Jawaban D Contoh Latihan Soal UN Bahasa Indonesia SMA Dan SMK Plus Pembahasan SKL 20 Mengidentifikasi berbagai kata yang mengalami perubahan/pergeseran makna (homonim/homofon/ homograf/polisemi/sinestesia/peyorasi/ameliorasi/kata hias) Perubahan Makna Kata Kata-kata dalam bahasa Indonesia, baik kata asli bahasa asing maknanya ada yang mengalami perubahan.Perubahan makna kata tersebut terjadi sesuai dengan bergiliranya waktu yang dipengaruhi perkembangan budaya. Perubahn makna kata terjadi dengan proses yang bermacam-macam,yakni: 1. Meluas,maksudnya kata-kata yang dulunya memiliki arti yang terbatas kini cakupan maknanya jadi luas. Contohnya: Ibu artinya wanita yang melahirkan kita,sekarang siapa saja perempuan yang agak tua dipanggil ibu. 2. Menyempit,yaitu kata yang dulunya memiliki makna luas sekarang maknanya menjadi sempit. Contohnya: Pembantu artinya orang yang membantu orang lain. Sekarang pembantu adalah pembantu rumah tangga (babu). 3. Amelioratif, pengertian kata yang baru dirasakan lebih baik dan enak didengar dibandingkan dengan kata yang lama. Contohnya: busana lebih baik dari pakaian 4. Peyoratif, kata yang sekarang maknanya lebih rendah dari yang dulu. Contohnya: istri simpanan dulunya istri muda 5. Sinestesia, perubahan arti akibat pertukaran tanggapan antara dua indera yang berlain. Contoh: Kata-kata yang diucapkannya menusuk hati,Gadis itu berwajah manis. 6. Asosiasi,yaitu perubahan makna yang terjadi karena persamaan sifat. Contoh: Kios-kios disapu bersih oleh polisi pamong prajo. Anak yang macam-macam sikat saja biar aman. Contoh Soal : 43. Minggu lalu Budi telah melaksanakan Ulangan semester Bahasa Indonesia, dan ternyata hasilnyapun Budi mendapatkan nilai merah. Makna kata yang bercetak miring adalah.... A. Bagus B. Jelek C. Sangat Baik D. Cukup E. Sesuai Standard Jawaban : B Pembahasan : Merah berarti saja dibawah standar kelulusan nilai. 44. Kata-katamu sungguh pedas untuk didengar. Kalimat diatas termasuk dalam perubahan makna kata? A. Sinestesia B. Generalisasi C. Asosiasi D. Spesialisasi E. Peyorasi Jawaban : A Pembahasan : karena terdapat perubahan arti akibat pertukaran tanggapan antara dua indera yang berlain yaitu Kata-katamu sungguh pedas untuk didengar. SKL 21 Menggunakan kata baku Kata baku adalah kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan. Dalam kalimat resmi, baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat. PENGGUNAAN RAGAM BAKU 1. Surat menyurat antarlembaga 2. Laporan keuangan 3. Karangan ilmiah 4. Lamaran pekerjaan 5. Surat keputusan 6. Perundangan 7. Nota dinas 8. Rapat dinas 9. Pidato resmi 10. Diskusi 11. Penyampaian pendidikan 12. Dan lain-lain. PERBANDINGAN BAHASA BAKU DAN BAHASATIDAK BAKU. · Kalimat baku · Kalimat yang secara efektif dapat dipakai untuk menyampaikan gagasan secara tepat. · Tujuannya, agar intonasi tersampaikan secara baik. BEBERAPA KESALAHAN YANG MENGHASILKAN KATA TIDAK BAKU: · Terpengaruh bahasa daerah contoh: Ø Apa kamu sudah makan? Ø Apakah kamu sudah makan? Contoh Soal : 45. Atas perhatian Bapak, saya haturkan banyak terima kasih. Kalimat tersebut akan menjadi baku bila ditulis menjadi…. a. Atas perhatian Bapak, saya ucapkan banyak terima kasih. b. Atas perhatian Bapak, saya ucapkan terima kasih. c. Atas perhatian Bapak, saya mengucapkan terima kasih banyak. d. Atas perhatian Anda, saya mengucapkan terima kasih. e. Atas perhatian Anda, saya ucapkan terima kasih banyak Kunci Jawaban : B Pembahasan : 46. Predikat kota Yogyakarta bukan hanya sekedar (1) kota pelajar dan pariwisata, melainkan gudangnya industri kecil, terutama kerajinan. Ribuan industri kecil kerajinan berkembang di daerah ini, mulai dari skala kecil, misalnya souvenir (2) hasil industri rumah tangga hingga skala besar yang bertaraf (3) internasional. Model-model yang dihasilkan juga sesuai dengan tren (4) dunia. Kata tidak baku yang terdapat pada paragraf tersebut ditandai nomor . . . . a. (1) b. (2) c. (3) d. (4) Jawaban : D Pembahasan : kota, hasil industri dan dunia merupakan kata baku sedangkan tren adalah kata serapan. Contoh Latihan Soal UN Bahasa Indonesia SMA Dan SMK Plus Pembahasan SKL 22 Menggunakan ragam bahasa resmi Ragam bahasa resmi Ragam bahasa resmi adalah ragam bahasa yang biasa digunakan dalam suasana resmi atau formal, misalnya surat dinas, pidato dan makalah atau karya tulis. Ciri-cirinya : 1. Digunakan dalam situasi resmi 2. Nada bicara yang cenderung datar 3. Kalimat yang digunakan kalimat lengkap Ragam bahasa tidak resmiRagam bahasa tidak resmi adalah ragam bahasa yang biasa digunakan dalam suasana tidak resmi, misalnya surat pribadi dan surat untuk keluarga atau yang berbentuk lisan, contohnya dalam percakapan sehari-hari. Ciri-cirinya : 1. Digunakan dalam situasi tidak resmi 2. Sering menggunakan kalimat-kalimat yang tidak lengkap Contoh soal : 47. Kalimat yang mengandung ragam bahasa resmi terdapat pada…. a. Hai, mau kemana? Boleh, dong, aku ikut. b. Sendiri saja, boleh aku menemanimu? c. Halo! Ke mana, nih, pagi-pagi? d. Wah, ngeborong, nih, ya? e. Pulang dari mana, kok, buru-buru amat? Kunci Jawaban : B Pembahasan : karena jawaban yang lain menggunakan bahasa sehari-hari 48. yang tidak termasuk ragam bahasa resmi adalah.. a. Jangan gitu dong.. b. Maaf saya tidak tahu c. Yang terhormat Kepala SMP 4 Jakarta d. Kami putra-putri bangsa Indonesia Kunci Jawaban : A Pembahasan : karena kalimat “Jangan gitu dong..” bukanlah bahasa resmi Contoh Latihan Soal UN Bahasa Indonesia SMA Dan SMK Plus Pembahasan SKL 23 Menyusun paragraf padu (kohesi dan koherensi) Paragraf adalah gabungan kalimat yang mengandung satu gagasan pokok dan didukung oleh gagasan-gagasan penjelas. Gagasan pokok dan gagasan penjelas ini harus memiliki keterpaduan bentuk (kohesi) dan keterpaduan makna (koherensi). Kepaduan Makna (Koherensi) Suatu paragfraf dikatakan koheren, apabila ada kekompakan antara gagasan yang dikemukakan kalimat yang satu dengan yang lainnya. Kalimat-kalimatnya memiliki hubungan timbal balik serta secara bersama-sama membahas satu gagasan utama. Tidak dijumpai satu pun kalimat yang menyimpang dari gagasan utama ataupun loncatan-loncatan pikiran yang membingungkan. Contoh: Buku merupakan investasi masa depan. Buku adalah jendela ilmu pengetahuan yang bisa membuka cakrawala seseorang. Dibanding media pembelajaran audiovisual, buku lebih mampu mengembangkan daya kreativitas dan imajinasi anak-anak karena membuat otak lebih aktif mengasosiasikan simbol dengan makna. Radio adalah media alat elektronik yang banyak didengar di masyarakat. Namun demikian, minat dan kemampuan mambaca tidak akan tumbuh secara otomatis, tetapi harus melalui latihan dan pembiasaan. Menciptakan generasi literat membutuhkan proses dan sarana yang kondusif. Paragraf di atas dikatakan tidak koherensi karena terdapat satu kalimat yang melenceng dari gagasan utamanya yaitu kalimat yang dicetak tebal. Keterpaduan Bentuk (Kohesi) Apabila koherensi berhubungan dengan isi, maka kohesi atau keterpaduan bentuk berkaitan dengan penggunaan kata-katanya. Bisa saja satu paragraf mengemukakan satu gagasan utama, namun belum tentu paragraf tersebut dikatakan kohesif jika kata-katanya tidak padu. Contoh: Pada tahun 1997, produksi padi turun 3,85 persen. Impor beras meningkat, diperkirakan menjadi 3,1 ton tahun 1998. swasembada pangan tercapai pada tahun 1984, pada tahun 1985, kita mengekspor sebesar 371,3 ribu ton beras, bahkan 530,7 ribu ton pada tahun 1993. pada tahun 1994, neraca perdagangan beras kita tekor 400 ribu ton. Impor beras meningkat dan pada tahun 1997 mencapai 2,5 juta ton. Paragraf di atas mengemukakan satu gagasan utama, yaitu mengenai masalah naik turunnya produksi beras Indonesia. Dengan demikian koherensi kalimat tersebut sudah terpenuhi, namun paragraf tersebut dikatakan tidak memiliki kohesivitas yang baik sehingga gagasan tersebut sulit dipahami. Paragraf tersebut perlu diperbaiki, misalnya dengan memberikan kata perangkai seperti berikut ini. Pada tahun 1997, produksi padi turun 3,85 persen. Akibatnya, impor beras meningkat, diperkirakan menjadi 3,1 ton tahun 1998. Sesudah swasembada pangan tercapai pada tahun 1984, pada tahun 1985, kita mengekspor sebesar 371,3 ribu ton beras, bahkan 530,7 ribu ton pada tahun 1993. Akan tetapi, pada tahun 1994, neraca perdagangan beras kita tekor 400 ribu ton. Sejak itu, impor beras meningkat dan pada tahun 1997 mencapai 2,5 juta ton. Contoh Latihan Soal UN Bahasa Indonesia SMA Dan SMK Plus Pembahasan 49. (1) Dapat pula dikemukakan bahwa dalam paragraf yang kohesif tidak terdapat kalimat yang saling bertentangan. (2) Kohesif bermakna kepaduan. (3) Paragraf yang kohesif adalah paragraf yang hubungan antar kalimatnya padu atau berjalinan erat. (4) Kepaduan itu ditandai dengan terciptanya saling mendukung antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lainnya. (5) Lebih jelas lagi dapat dikatakan bahwa paragaraf yang kohesif ditandai dengan tidak terjadinya saling mengingkari antara kalimat satu dengan kalimat lainnya. Kalimat-kalimat tersebut akan menjadi paragraf yang padu apabila disusun dengan urutan… A. (2), (3), (5), (4), (1) B. (1), (3), (5), (4), (2) C. (5), (3), (2), (4), (1) D. (2), (4), (5), (3), (1) E. (2), (3), (4), (5), (1) Pembahasan: Untuk mengurutkan paragraf perlu ditentukan kata kunci yang bisa menunjukkan kita pada urutan kalimat yang tepat. Kata kohesif di kalimat (3) merujuk pada kata kohesif sebelumnya yang ada di kalimat (2). Frasa kepaduan itu di kalimat (4) merujuk pada kata padu di kalimat (3). Frasa lebih jelas lagi di kalimat (5) merupakan penekanan informasi di kalimat (4). Adapun kalimat (1) merupakan pengulangan dari kalimat (5) yang ditandai dengan penggunaan frasadapat pula dikemukakan (pengulangan dapat dikatakan) dan saling bertentangan (pengulangansaling mengingkari). Artinya, secara berurutan kalimat itu adalah (2), (3), (4), (5), dan (1) JAWABAN : E Bacalah kalimat-kalimat berikut dengan saksama! (1) Budaya jalan pintas adalah manifestasi etos kerja yang kurang baik. (2) Seseorang yang memiliki etos kerja yang baik selalu mempunyai kemauan yang kuat untuk menghasilkan yang terbaik salam pekerjaannya. (3) Ada orang yang memiliki etos kerja yang baik dan ada pula yang kurang baik. (4) Sebaliknya, orang yang memiliki etos kerja yang kurang baik selalu mempunyai keinginan untuk mencari jalan termudah dalam melaksanakan suatu pekerjaan. 50. Keempat kalimat di atas dapat disusun menjadi paragraf yang baik dengan urutan… a. 3 – 2 – 4 – 1 b. 2 – 3 – 1 – 4 c. 4 – 2 – 3 – 1 d. 1 – 4 – 3 – 2 e. 2 – 4 – 3 – 1 Pembahasan: Dari keempat kalimat di atas dapat kita tentukan yang menjadi kalimat utama adalah kalimat (3). Dengan pengembangan paragraf secara deduksi dapat kita susun sebagai berikut; (3) Ada orang yang memiliki etos kerja yang baik dan ada pula yang kurang baik. (2) Seseorang yang memiliki etos kerja yang baik selalu mempunyai kemauan yang kuat untuk menghasilkan yang terbaik salam pekerjaannya. (4) Sebaliknya, orang yang memiliki etos kerja yang kurang baik selalu mempunyai keinginan untuk mencari jalan termudah dalam melaksanakan suatu pekerjaan. (1) Budaya jalan pintas adalah manifestasi etos kerja yang kurang baik. Kata-kata bercetak miring merupakan kata kunci yang mengaitkan antarkalimat tersebut sehingga dapat disusun menjadi runtut. JAWABAN : A Contoh Latihan Soal UN Bahasa Indonesia SMA Dan SMK Yang lainnya Cermati kutipan berikut untuk menjawab soal nomor 1 s.d. 3! (1) Dalam upaya pencegahan pencemaran udara, hutan mampu menangkal polutan gas ataupun butiran padat. (2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume udara yang mengandung polusi gas zon sebesar 150 ppm gas ternyata 99% terserap oleh tegukan hutan dalam waktu delapan jam. (3) Komplek industri yang mengeluarkan polutan belerang dioksida di Uni Rusia ternyata berkurang dengan adanya jalur vegetasi kayu selebar 500 m yang mengelilingi kawasan industri tersebut. (4) Tumbuhan berkayu ataupun pohon memang diandalkan dalam penyelamatan keadaan lingkungan seperti tanah, air, dan udara walaupun peran pohon tersebut sebatas pada lingkungan, yang belum akut. (5) Pohon memang tidak akan mampu menetralisasi polusi, terutama pada kawasan industri besar. 1. Ide pokok paragraf tersebut adalah …. A. pencegahan pencemaran B. kemampuan hutan C. penyelamat lingkungan D. populasi gas ozon E. penetralisasi polusi PEMBAHASAN Teks di atas merupakan paragraf deduktif karena diawali oleh kalimat utama. Kalimat pertama mengandung ide pokok, gagasan utama, atau pikiran utama paragraf.Kalimat ini dijelaskan oleh kalimat-kalimat penjelas. Kalimat kedua s.d. kalimat kelima merupakan kalimat yang menjelaskan masalah pencegahan pencemaran udara. JAWABAN: A 2. Kalimat yang berisi fakta terdapat pada nomor…. A. (1) dan (2) B. (1) dan (5) C. (2) dan (3) D. (3) dan (4) E. (4) dan (5) PEMBAHASAN Kalimat (2) merupakan hal yang benar-benar ada karena merupakan hasil penelitian. Kalimat (3) berisi kenyataan yang terjadi di Uni Rusia. Jadi kalimat kedua dan ketiga merupakan fakta. Kalimat (1), (4), dan (5) merupakan opini. JAWABAN: C 3. Kata tidak baku terdapat pada kalimat …. A. (1) B. (2) C. (3) D. (4) E. (5) PEMBAHASAN Kata komplek pada kalimat ketiga berasal dari kata complex (bahasa Inggris). Kata serapan yang menggunakan huruf x seperti taxi, tex menjadi taksi, teks. Jadi, kata komplek pada kalimat ketiga seharusnya kompleks. JAWABAN: C Paragraf berikut untuk soal nomor 4 dan 5. Bacalah dengan cermat! (1) Situs purbakala di kawasan Kota Banda Aceh kuno saat ini dalam kondisi terbengkalai. (2) Rumput ilalang tumbuh subur di kawasan itu. (3) Makam-makam kuno peninggalan masa kerajaan Aceh yang dibuat sekitar abad ke-17 dan ke-18 berserak tak terurus. (4) Banyak yang tidak utuh dan terbelah. (5) Sebagian batu nisan berkaligrafi musnah terbawa tsunami atau diambil orang. (6) Manuskrip batu nisan berserakan dan tak diketahui lagi posisi awalnya. (7) Padahal, tulisan kaligrafi pada nisan itu mempunyai pesan dan/atau teks sejarah yang berguna. 4. Kalimat utama paragraf tersebut adalah nomor …. A. (1) B. (2) C. (3) D. (4) E. (5) PEMBAHASAN Teks di atas diawali oleh kalimat yang paling luas cakupannya dibandingkan kalimat lain. Kalimat kedua sampai dengan ketujuh merupakan kalimat-kalimat khusus yang menjelaskan kalimat pertama. Jadi, teks tersebut merupakan paragraf deduktif. JAWABAN: A 5. Pernyataan yang sesuai dengan isi paragraf tersebut adalah …. A. Semua makam kuno di banda Aceh musnah karena terbawa tsunami. B. Pemerintah diharapkan segera mengumpulkan lagi peninggalan yang ada. C. Kompleks makam yang hilang direnovasi kembali oleh pemerintah . D. Situs purbakala Banda Aceh telah ditata kembali oleh pemerintah daerah. E. Tulisan kaligrafi pada nisan berisi data diri yang meninggal.